Sun,10 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Kemenekraf dukung Nuanu Creative City jadi kawasan kreatif masa depan

Kemenekraf dukung Nuanu Creative City jadi kawasan kreatif masa depan

kemenekraf-dukung-nuanu-creative-city-jadi-kawasan-kreatif-masa-depan
Kemenekraf dukung Nuanu Creative City jadi kawasan kreatif masa depan
service

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendukung Nuanu Creative City, Tabanan, Bali sebagai kawasan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia masa depan yang menggabungkan produk kreatif berbasis seni, alam, teknologi, dan budaya.

“Kami melihat Nuanu Creative City bukan sekadar kawasan fisik, melainkan sebuah manifestasi nyata dari masa depan ekonomi kreatif Indonesia,” kata Irene dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu.

Nuanu adalah kawasan ekonomi kreatif seluas 44 hektare di Bali yang dibangun dengan landasan filosofi Tri Hita Karana, yakni menjaga harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam.

“Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan yang mampu menggabungkan pengalaman immersive dengan komitmen terhadap sustainable living,” katanya.

Kawasan ini menjadi pionir pusat inovasi yang berhasil menyatukan modernitas dengan nilai tradisional Bali, serta menjadi wadah kolaborasi global bagi seniman untuk menciptakan karya dari material ramah lingkungan.

Baca juga: Pemerintah perkuat ekraf berbasis kawasan untuk atasi kemiskinan

Kawasan ini mengutamakan keberlanjutan dengan hanya membangun 30 persen lahan dan membiarkan 70 persen sisanya sebagai zona hijau, serta menerapkan prinsip zero emission melalui penggunaan kendaraan listrik.

Irene mengatakan kawasan ini adalah bukti nyata bahwa teknologi digital dan pelestarian alam bisa berjalan beriringan.

“Saya bangga melihat karya anak bangsa yang mampu bersaing di level dunia tanpa meninggalkan identitas lokal, dari multimedia hingga konservasi di Magic Garden, semuanya dibuat untuk menyejahterakan masyarakat sekaligus menjaga bumi,” ujar Wamen Ekraf.

Kehadiran fasilitas seperti Nuanu Kids Academy yang memberikan pendidikan seni gratis bagi anak-anak sekitar mempertegas peran Nuanu dalam memperkuat identitas budaya sekaligus memacu daya saing industri kreatif internasional.

Dalam kunjungannya Irene menyaksikan langsung integrasi alam melalui instalasi patung Earth Sentinels, multimedia AI di Aurora Media Park, hingga konservasi flora-fauna pada Magic Garden.

Peninjauan ini juga mencakup interaksi dengan para perajin di Art Village yang berfungsi sebagai wadah edukasi kerajinan tradisional bagi masyarakat lokal.

Kementerian Ekraf menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan zona kreatif yang inovatif dan berbasis pelestarian lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan subsektor ekraf yang lebih inklusif, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kreatif global yang berkelanjutan.

Baca juga: Menekraf-Mentrans bahas penguatan ekraf di kawasan transmigrasi

Baca juga: Internet cepat dibutuhkan untuk mendukung ekonomi kreatif di ASEAN

Baca juga: BKPM ungkap farmasi dan ekraf berpeluang tarik investasi di Bali

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.