Mubadalah.id – Abses atau luka tertutup merupakan benjolan yang berisi cairan, berwarna merah, dan terasa sangat nyeri. Bagian tubuh yang paling sering mengalami abses adalah lipat paha, ketiak, bokong, punggung, dan paha.
Apabila muncul benjolan seperti itu, segera kompres menggunakan air hangat selama 20 menit sebanyak empat kali sehari.
Cara ini dapat membantu benjolan pecah sehingga nanah dapat keluar. Setelah itu, lanjutkan pengompresan hingga nanah berhenti keluar dan luka mulai sembuh.
Saat luka tidak sedang Anda bersihkan atau obati, balut menggunakan perban atau kain bersih dengan ikatan yang longgar.
Apabila benjolan tidak kunjung mengecil, justru semakin besar dan semakin nyeri, segera periksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan yang memiliki tenaga medis berpengalaman untuk membuka dan mengeringkan abses menggunakan peralatan yang steril.
Segera Cari Pertolongan Medis Bila:
Datangi tenaga kesehatan yang terlatih menangani AIDS apabila:
Pertama, pasien mengalami demam.
Kedua, daerah di sekitar luka atau benjolan yang berwarna merah semakin meluas.
Segera pergi ke puskesmas atau fasilitas kesehatan apabila:
Pertama, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di leher, selangkangan, atau ketiak.
Kedua, benjolan atau luka berbau busuk, mengeluarkan cairan berwarna cokelat atau kelabu, berubah menjadi hitam dan bergelembung, atau muncul bisul-bisul. Kondisi ini dapat menjadi tanda gangren.
Ketiga, pasien sudah mengonsumsi antibiotik, tetapi tidak menunjukkan perbaikan.
Perubahan Mental atau Kehilangan Kontak dengan Lingkungan
Orang yang hidup dengan AIDS umumnya dapat mengalami perubahan kondisi mental atau kehilangan kontak dengan lingkungan sekitar setelah menderita sakit dalam waktu yang cukup lama.
Kondisi ini dapat terjadi akibat infeksi HIV pada otak, infeksi lain, atau tekanan batin yang berat (depresi). Selain itu, perubahan tersebut juga dapat disebabkan oleh efek samping obat yang sedang dikonsumsi. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 398.





Comments are closed.