Thu,13 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Kerugian Bencana Alam Dunia Capai US$100 Miliar pada Semester I 2026, Swiss Re Ungkap Kebakaran Hutan Jadi Ancaman

Kerugian Bencana Alam Dunia Capai US$100 Miliar pada Semester I 2026, Swiss Re Ungkap Kebakaran Hutan Jadi Ancaman

kerugian-bencana-alam-dunia-capai-us$100-miliar-pada-semester-i-2026,-swiss-re-ungkap-kebakaran-hutan-jadi-ancaman
Kerugian Bencana Alam Dunia Capai US$100 Miliar pada Semester I 2026, Swiss Re Ungkap Kebakaran Hutan Jadi Ancaman
service

Jakarta, Arina.idKerugian ekonomi akibat bencana alam di seluruh dunia diperkirakan mencapai US$100 miliar atau sekitar Rp1.600 triliun sepanjang semester pertama 2026.

Data tersebut disampaikan perusahaan reasuransi Swiss Re dalam laporan terbarunya pada Selasa (11/8/2026). Meski nilainya sangat besar, kerugian tersebut turun cukup tajam dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai US$152 miliar.

Swiss Re mencatat kerugian pada semester pertama 2026 juga sekitar 10 persen lebih rendah dibandingkan rata-rata kerugian dalam 10 tahun terakhir untuk periode yang sama.

Penurunan tersebut terjadi meskipun sejumlah bencana besar melanda berbagai wilayah, termasuk badai hebat di Amerika Serikat dan gempa bumi mematikan yang mengguncang Venezuela pada Juni 2026.

Namun, Swiss Re mengingatkan penurunan kerugian pada paruh pertama tahun ini tidak berarti risiko bencana telah berkurang.

“Paruh pertama tahun yang lebih rendah biayanya bukan berarti risikonya telah hilang,” kata Balz Grollimund, Direktur Catastrophe Perils Swiss Re.

Menurutnya, satu badai besar, gempa bumi, atau kebakaran hutan dapat dengan cepat mengubah gambaran kerugian bencana secara global.

Gelombang Panas Picu Kebakaran Hutan di Eropaz
Swiss Re juga menyoroti gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa sejak Juni 2026. Kondisi tersebut memicu musim kebakaran hutan lebih awal, terutama di Prancis dan Spanyol.

Kebakaran yang terjadi telah menghancurkan ribuan rumah, tempat usaha, serta sejumlah infrastruktur.

Swiss Re menyebut risiko kebakaran hutan sejauh ini masih menyumbang porsi relatif kecil terhadap kerugian yang ditanggung perusahaan asuransi di Eropa. Namun, kebakaran hutan menjadi salah satu ancaman cuaca yang pertumbuhannya paling cepat di dunia.

Data Swiss Re menunjukkan kerugian akibat kebakaran hutan yang ditanggung asuransi di Eropa meningkat rata-rata 8 hingga 11 persen per tahun sejak 1970, setelah memperhitungkan inflasi dan sejumlah faktor lainnya.

El Nino Berpotensi Tingkatkan Risiko Bencana
Ke depan, Swiss Re memperingatkan pola iklim El Nino yang mulai terbentuk pada Juni dan diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir tahun dapat meningkatkan biaya akibat bencana yang berkaitan dengan cuaca.

Menurut Swiss Re, El Nino berpotensi memengaruhi aktivitas siklon tropis di kawasan Pasifik Tengah dan Timur. Fenomena tersebut juga dapat mengubah risiko banjir, kebakaran hutan, dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah lainnya.

Swiss Re menegaskan sejumlah faktor jangka panjang yang mendorong peningkatan kerugian akibat bencana masih tetap ada.

Faktor tersebut antara lain semakin banyaknya aset dan masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana serta meningkatnya biaya pembangunan kembali setelah bencana terjadi.

Karena itu, meskipun kerugian ekonomi akibat bencana alam pada semester pertama 2026 lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, risiko bencana global masih menjadi perhatian serius.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.