Jakarta, Arina.id — Kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis Abdul Muis yang menjadi salah satu kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam. Api membakar gedung hingga lantai 16 sebelum akhirnya berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran pada Sabtu (8/8/2026) dini hari.
Mengutip detikcom ,laporan kebakaran diterima Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta sekitar pukul 21.30 WIB.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan, petugas mulai melakukan pendinginan setelah api berhasil dikendalikan sekitar pukul 01.53 WIB.
“Kami terima berita pukul 21.30 WIB sampai sekarang 01.53 WIB ya. Alhamdulillah sudah mulai pendinginan,” kata Bayu.
Api Membakar Lantai 11 hingga 16
Menurut Bayu, proses pemadaman membutuhkan waktu karena lokasi kebakaran berada di bagian atas gedung. Petugas bahkan bertahan di lantai 10 untuk memastikan api tidak merambat ke bagian bawah.
“Memang agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan. Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16,” ujarnya.
Berdasarkan laporan awal pengelola gedung yang dikutip MerahPutih.com, titik api diduga berasal dari lantai 11 sebelum kemudian merambat hingga lantai 16. Namun, dugaan tersebut belum dapat disebut sebagai penyebab pasti karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Sementara itu, lantai 11 yang diduga menjadi titik awal kebakaran sedang dalam proses renovasi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber dan penyebab api.
37 Unit Damkar Dikerahkan
Penanganan kebakaran melibatkan puluhan armada dan ratusan personel. Kepala Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara menyebut sebanyak 37 unit pemadam kebakaran dengan dukungan 185 personel dikerahkan ke lokasi.
Selain armada pemadam, tiga kendaraan khusus, termasuk Bronto Skylift, diterjunkan untuk membantu menjangkau titik api di lantai atas gedung.
“Sebanyak 37 unit pemadam kebakaran dengan dukungan 185 personel kami kerahkan. Tiga unit kendaraan khusus, termasuk Bronto Skylift, juga diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman dan menjangkau titik-titik api di lantai atas gedung,” ujar Bayu.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran di seluruh lantai gedung untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun potensi perambatan.
“Alhamdulillah kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan kembali. Saat ini teman-teman Damkar masih terus menyisir setiap lantai agar kondisi benar-benar aman,” kata Bayu.
Satu Pekerja Berhasil Dievakuasi
Dalam peristiwa tersebut, satu pekerja berhasil dievakuasi dari lantai 15 dalam kondisi selamat. Bayu menyebut pekerja tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.
“Dan alhamdulillah kami berhasil meng-evacuate satu orang pekerja sepertinya, itu dari lantai 15,” kata Bayu.
Hingga proses penanganan selesai, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Beritajakarta, media resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, juga melaporkan penanganan kebakaran Gedung Dinas Teknis Abdul Muis berlangsung tanpa korban jiwa.
Pendinginan dan Penyisiran Dilanjutkan
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Pendinginan dilakukan untuk memastikan suhu di dalam bangunan turun dan tidak terjadi penyalaan kembali.
Beritajakarta melaporkan penanganan kebakaran kemudian memasuki tahap akhir. Petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan seluruh area gedung dalam kondisi aman.
Sementara itu, detikcom melaporkan Jalan Abdul Muis sempat ditutup selama proses pemadaman dan pendinginan berlangsung. Penutupan dilakukan untuk memberikan ruang bagi kendaraan pemadam serta menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga perkembangan terakhir, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan dan menunggu proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Bayu menegaskan pihaknya belum dapat memastikan sumber api.
“(Penyebab kebakaran) masih penyelidikan, kami belum bisa memastikan dari lantai berapa, dan sebagainya. Yang pasti yang terbakar dari lantai 11 sampai lantai 16,” kata Bayu.





Comments are closed.