Tue,4 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Menengok Keterlibatan Perempuan di Parlemen di Kawasan ASEAN, Kenapa Partisipasi Perempuan Sangat Penting?

Menengok Keterlibatan Perempuan di Parlemen di Kawasan ASEAN, Kenapa Partisipasi Perempuan Sangat Penting?

menengok-keterlibatan-perempuan-di-parlemen-di-kawasan-asean,-kenapa-partisipasi-perempuan-sangat-penting?
Menengok Keterlibatan Perempuan di Parlemen di Kawasan ASEAN, Kenapa Partisipasi Perempuan Sangat Penting?
service

2 Agustus 2026 23.21 WIB • 2 menit

Ilustrasi perempuan di parlemen | DPR RI


Bagaimana jadinya jika kebijakan publik hanya dirancang dari satu sudut pandang saja? Katakan jika kebijakan itu hanya dibuat oleh laki-laki, apakah kebutuhan masyarakat perempuan akan betul-betul bisa terwakili dengan baik?

Kawan GNFI, keterlibatan perempuan dalam politik sejatinya sangat penting ntuk membangun demokrasi yang berkualitas dan inklusif. Kehadiran perempuan di lingkup politik diharapkan bisa membawa prinsip kesetaraan serta melahirkan kebijakan publik yang melek pada isu-isu perempuan.

Lalu, seberapa banyak perempuan yang terlibat dan terjun langsung dalam parlemen di kawasan ASEAN? Apakah sudah cukup tinggi, atau justru masih rendah?

Daftar Keterwakilan Perempuan di Parlemen ASEAN

Berdasarkan data Women in Politicsyang UN Women, berikut adalah persentase keterlibatan perempuan dalam parlemen di kawasan ASEAN. Sebagai informasi, data Myanmar tidak dicantumkan, sehingga data di bawah hanya mencakup 10 negara ASEAN lainnya:

Negara

Persentase

Peringkat Dunia

Timor-Leste

35,4 persen

47

Singapura

32,3 persen

Filipina

28,3 persen

86

Indonesia

22,2 persen

110

Laos

22,0 persen

111

Thailand

19,6 persen

129

Kamboja

13,6 persen

152

Malaysia

13,6 persen

152

Brunei Darussalam

11,4 persen

158

Di kawasan ASEAN, keterlibatan perempuan dalam lingkup parlemen belum terlalu besar. Di sisi lain, negara dengan keterlibatan perempuan tertinggi di parlemen saat ini adalah Rwanda dengan persentase 63,8 persen.

Dari data di atas, Indonesia berada di peringkat ke-5 ASEAN dan peringkat 110 dunia. Jumlah ini sebetulnya masih tergolong rendah jika dibandingkan rata-rata dunia yang mencapai 27,4 persen.

Lebih lanjut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), berikut adalah lima provinsi dengan keterlibatan perempuan di parlemen yang terbesar:

  1. Sulawesi Utara: 46,67 persen
  2. Sulawesi Tenggara: 28,89 persen
  3. Maluku Utara: 26,67 persen
  4. Sulawesi Selatan: 25,88 persen
  5. DKI Jakarta: 25,47 persen

Mengapa Partisipasi Perempuan Sangat Penting di Politik?

Disadur dari University of London, keterlibatan perempuan di parlemen terbukti efektif memajukan legislasi pada isu-isu kritis seperti kesehatan, pendidikan, dan pengasuhan anak. Selain itu, mereka juga sangat vokal dalam mendorong kebijakan infrastruktur yang inklusif dan memberikan upaya nyata untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan.

Dari sisi ekonomi, dampak kehadiran perempuan ternyata konkret bagi sebuah negara. Data menunjukkan bahwa setiap kenaikan 10 persen representasi perempuan di parlemen diasosiasikan dengan peningkatan pertumbuhan PDB sebesar 0,7 persen.

Negara dengan keterwakilan perempuan yang tinggi cenderung memiliki kebijakan cuti keluarga dan infrastruktur pengasuhan anak yang lebih baik, Artinya, produktivitas nasional pun ikut meningkat.

Gaya kepemimpinan perempuan juga memberikan warna berbeda yang sangat dibutuhkan dalam situasi krisis. Profesor Jennifer Piscopo mencontohkan, selama pandemi, pemimpin perempuan seringkali menggabungkan ketegasan dan ketangguhan dengan empati serta kepedulian yang tinggi.

Tak hanya itu, keterlibatan perempuan juga penting untuk mengakomodir hak dan kewajiban mereka yang seringkali berbeda dengan laki-laki. Kehadiran perempuan di legislatif membawa dampak positif langsung pada pengangkatan isu strategis seperti perlindungan anak dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Hadirnya perempuan dalam dunia politik bisa membantu proses lahirnya kebijakan publik yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat dan bersifat representatif bagi semua kalangan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.