Thu,9 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Mengapa Ular Kobra Dijuluki Ular Sendok?

Mengapa Ular Kobra Dijuluki Ular Sendok?

mengapa-ular-kobra-dijuluki-ular-sendok?
Mengapa Ular Kobra Dijuluki Ular Sendok?
service

Ular kobra merupakan jenis ular berbisa dari Suku Elapidae. Ular ini disebut juga ular sendok, karena ia dapat menegakkan sekaligus memipihkan lehernya hingga melengkung seperti sendok. Bentuk seperti sendok ini akan ia tampilkan saat merasa terganggu atau terintimidasi dengan kehadiran musuh. Di Indonesia terdapat dua jenis kobra yaitu kobra jawa (Naja sputarix) dan kobra sumatera (Naja sumatrana). Kobra sumatera persebarannya hanya di Sumatera dan Kalimantan. Kobra jawa tersebar di Jawa, Bali, Lombok, Komodo, Rinca, Sumbawa, dan Flores. Jenis ini menyukai bentang alam berupa hutan terbuka, savana, persawahan, hingga pekarangan. Ukuran tubuhnya, rata-rata sekitar 1,3-1,8 meter. Saat bertelur, sang betina dapat menghasilkan 10-20 butir yang akan menetas 3-4 bulan. Biasanya, telu-telur tersebut diletakkan di lubang tanah atau di daun kering lembab. Hampir semua jenis ular, termasuk induk kobra pada periode tertentu, akan meninggalkan telur-telurnya, hingga menetas sendiri. Begitu menetas, anakan kobra ini segera menyebar. Biasanya, telur akan menetas saat awal musim penghujan, yang merupakan siklus alami. Kobra akan melumpuhkan mangsa dengan cara menggigit dan menyuntikkan bisa (venom) melalui taringnya. Racun ini dapat melumpuhkan saraf dan otot mangsanya hanya dalam hitungan menit. Mangsanya adalah tikus, kadal, katak dan ular. Kobra jawa sangat agresif, sedikit gangguan langsung membuat postur waspada yaitu menegakkan kepala dan mengembangkan tudung. Jenis ini aktif siang maupun malam hari dan dapat menyemburkan racun sejauh dua meter. Memahami karakter ular Harus kita pahami, ular merupakan satwa melata (reptilia) yang sangat umum di sekitar kita. Sejauh ini, belum ada cara sederhana untuk mengenali ular berbisa maupun tidak. Beberapa jenis ular tidak…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.