…negara harus memastikan setiap anak memiliki masa depan yang lebih baik
Jakarta (ANTARA) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak para orang tua siswa program Sekolah Rakyat berkomitmen untuk secepatnya mandiri secara ekonomi agar terbebas dari ketergantungan pada bantuan sosial (bansos).
Dia bahkan tidak ragu untuk memimpin penyebutan ikrar kemandirian tersebut bersama para orang tua siswa Sekolah Rakyat dalam momentum acara gelar griya atau open house Sekolah Rakyat, salah satunya di Pasuruan, Jawa Timur.
“Saya, orang tua Siswa Sekolah Rakyat siap ikut program pemberdayaan sehingga bisa menjadi keluarga mandiri. Keluarga yang tidak bergantung lagi pada bansos,” kata Saifullah mengucapkan ikrar itu sebagaimana dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, Program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pemberian akses pendidikan gratis bagi anak-anak, melainkan juga mengintegrasikan program pemberdayaan ekonomi bagi orang tua mereka agar terlepas dari jerat kemiskinan.
Kemensos mengusung slogan baru “Siswa Sekolah Rakyat, Setiap Siswa Berharga” untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun anak dari keluarga prasejahtera yang dianggap gagal atau kehilangan kesempatan belajar di sekolah.
Baca juga: Mensos ingatkan Kepala Sekolah Rakyat siap hadapi fase krusial
Dalam kesempatan itu, dia berdialog dengan beberapa siswa prasejahtera, salah satunya Muhammad Dafa Maulana (16), anak putus sekolah sejak kelas dua SD yang kini kembali mendapatkan hak pendidikannya melalui fasilitas negara tersebut.
Selain itu, terdapat kisah haru dari Mai Nur Shafa (12), siswa berprestasi yang bertekad belajar sungguh-sungguh demi membahagiakan kedua orang tuanya yang sedang merantau dan telah meninggalkannya sejak balita untuk bekerja.
Dia menegaskan bahwa negara harus hadir guna memastikan keadilan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin agar mereka dapat memiliki masa depan yang jauh lebih baik secara berkelanjutan.
“Negara harus memberi kesempatan. Dan negara harus memastikan setiap anak memiliki masa depan yang lebih baik,” cetusnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyambut baik kolaborasi tersebut dan menegaskan komitmen Pemkot Pasuruan untuk menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Baca juga: Mensos ingatkan kepala Sekolah Rakyat siapkan MPLS dengan matang
“Alhamdulillah, sekarang sudah terbangun sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, saat ini sudah bisa kita saksikan anak-anak kita dengan penampilan dan perubahannya cukup luar biasa. Bisa dipastikan bahwa Sekolah Rakyat ini memberikan kontribusi bagi anak anak kita selama ini tidak bisa merasakan suasana sekolah,” katanya.
Acara open house ini turut dihadiri oleh anggota Komisi VIII DPR RI Syaiful Nuri, Wakil Wali Kota Pasuruan Mokhamad Nawawi, unsur Forkopimda Kota Pasuruan, jajaran staf khusus Kemensos, serta ratusan wali murid Sekolah Rakyat.
Baca juga: Kemensos beberkan manfaat besar Sekolah Rakyat bagi masa depan bangsa
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.