Thu,23 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Menyalahkan dan Superioritas: Dua Sikap yang Merusak Relasi Rumah Tangga

Menyalahkan dan Superioritas: Dua Sikap yang Merusak Relasi Rumah Tangga

menyalahkan-dan-superioritas:-dua-sikap-yang-merusak-relasi-rumah-tangga
Menyalahkan dan Superioritas: Dua Sikap yang Merusak Relasi Rumah Tangga
service

Mubadalah.id – Sikap menyalahkan orang lain adalah cara pandang yang melihat masalah hanya dari sudut dirinya sendiri. Sikap ini sering muncul karena merasa pendapatnya paling benar serta didukung oleh pola pikir yang kurang tepat.

Orang dengan sikap seperti ini cenderung lupa untuk berempati, seolah tidak pernah membayangkan bagaimana rasanya berada di posisi pihak yang salah.

Akibatnya, sikap menyalahkan akan menimbulkan perasaan tidak nyaman, tersinggung, bahkan membuat pasangan merasa harga dirinya jatuh.

Sebaiknya, setiap orang perlu berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara dan mempertimbangkan dampak dari ucapannya.

Komunikasi yang ia bangun bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk mencari solusi bersama. Mengakui kesalahan dan menawarkan solusi dapat membantu meredakan ketegangan dalam hubungan. Sebagai contoh:

A: Kamu lupa menjemur baju, ya?
B: Kamu kan tahu aku hari ini padat sekali. Kenapa tidak kamu saja yang menjemur baju?
B: Iya, aku lupa. Ya sudah, nanti kalau sampai rumah segera aku jemur.

Superioritas

Sikap superior adalah sikap merasa diri lebih unggul dalam segala hal daripada orang lain. Dalam beberapa kasus, sikap ini justru menjadi cara seseorang menutupi kekurangannya dengan menampilkan seolah-olah ia yang sempurna.

Padahal, di balik sikap superior sering kali terdapat rasa inferior atau perasaan kurang. Secara naluriah, ketika seseorang merasa memiliki kekurangan, ia berusaha menutupinya agar tidak terlihat.

Ini menunjukkan adanya penolakan terhadap kenyataan diri sendiri. Sayangnya, alih-alih melakukan perbaikan, orang tersebut justru terus mengubur kenyataan itu.

Dalam kehidupan perkawinan, pasangan perlu saling terbuka mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Oleh karena itu, keduanya dapat bersama-sama mengupayakan perubahan ke arah yang lebih baik. Jangan sampai sikap merasa lebih justru membuat kita mengabaikan pasangan, pergi meninggalkannya, atau enggan menyelesaikan masalah.

Bahkan, ketika hal ini terjadi, itu menjadi tanda bahwa konflik besar sedang mengintai dalam hubungan. []

*)Sumber Tulisan: Buku Fondasi Keluarga Sakinah hlm 184-185

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.