Wed,6 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Momen Timnas Indonesia Kejutkan Uni Soviet di Olimpiade Melbourne 1956, Berhasil Tahan Imbang Raksasa Dunia

Momen Timnas Indonesia Kejutkan Uni Soviet di Olimpiade Melbourne 1956, Berhasil Tahan Imbang Raksasa Dunia

momen-timnas-indonesia-kejutkan-uni-soviet-di-olimpiade-melbourne-1956,-berhasil-tahan-imbang-raksasa-dunia
Momen Timnas Indonesia Kejutkan Uni Soviet di Olimpiade Melbourne 1956, Berhasil Tahan Imbang Raksasa Dunia
service

Momen Timnas Indonesia Kejutkan Uni Soviet di Olimpiade Melbourne 1956, Berhasil Tahan Imbang Raksasa Dunia


Timnas Indonesia berhasil mengejutkan publik Melbourne dan dunia dalam helatan Olimpiade 1956. Bagaimana tidak? Timnas Garuda yang melaju hingga babak perempat final pada waktu berhasil menahan imbang salah satu raksasa dunia saat itu dalam  laga Indonesia vs Uni Soviet.

Tidak hanya di waktu normal, Timnas Indonesia berhasil memaksakan hasil ini hingga babak perpanjangan waktu dimainkan. Hasil imbang ini juga membuat laga perempat final dalam turnamen multi cabor tersebut mesti kembali diulang keesokan harinya.

Bagaimana kisah di balik perjuangan Timnas Indonesia ketika menahan imbang Uni Soviet dalam helatan Olimpiade Melbourne 1956 tersebut?

Perempat Final Olimpiade Melbourne 1956

Kiprah Timnas Indonesia di Olimpiade Melbourne 1956 berlangsung dengan mulus. Tanpa perlawanan berarti, Timnas Indonesia bisa melaju ke babak perempat final dengan mudahnya.

Hal ini disebabkan karena beberapa lawan yang mestinya dihadapi Timnas Indonesia di babak sebelumnya memutuskan untuk mengundurkan diri.

Pada putaran pertama, Timnas Indonesia mesti menghadapi Vietnam Selatan terlebih dahulu. Namun Vietnam Selatan memilih mengundurkan diri, sehingga Timnas Garuda bisa melaju mulus ke babak perempat final.

Namun ujian besar tengah menanti Saelan dkk. di babak ini. Sebab Timnas Garuda mesti menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia pada waktu itu, yakni Uni Soviet.

Laga Indonesia vs Uni Soviet

Laga antara Indonesia vs Uni Soviet pada babak perempat final Olimpiade Melbourne digelar di Stadion Olympic Park 29 November 1956. Dikutip dari artikel “Indonesia – Rusia 0-0, Pemain-Pemain Indonesia Berdjuang Laksana Banteng” yang terbit di surat kabar Nasional edisi 30 November 1956, laga ini dipimpin oleh wasit dari Jepang.

Timnas Indonesia menurunkan sebelas pemain pertamanya pada laga ini, yaitu Saelan; Rasjid, Chaerudin; Ramlan, Kiat Sek, Liong Houw; Sian Liong, Danu, Him Tjiang; Witarsa, dan Ramang.

Di sisi lain, Uni Soviet juga menurunkan pemain terbaiknya, termasuk kiper legendaris Lev Yashin. Adapun sebelas pemain pertama dari Uni Soviet pada laga ini adalah Yashin; Kusnetshov, Vishenko; Igor Netto, Pahathin, Bettha; Tamikov, Krasshov, Isaev; Rishkin, dan Tatushin.

Jalannya Pertandingan

Jalannya pertandingan di babak perempat final ini sebenarnya sesuai dengan dugaan para penonton. Uni Soviet memegang inisiatif serangan sejak awal laga.

Deretan penyerang Uni Soviet menggempur lini pertahanan sepanjang laga. Untungnya perjuangan para pemain timnas berhasil menjaga gawang dari kebobolan.

Meskipun demikian, bukan berarti Timnas Garuda tidak berhasil memberikan ancaman bagi Uni Soviet. Salah satu serangan dari Indonesia yang sempat mengancam Uni Soviet hadir dari Danu.

Akan tetapi, permainan keras yang ditampilkan oleh para pemain Uni Soviet berhasil menggagalkan serangan tersebut.

Saelan Jadi Bintang Lapangan

Tidak ada gol yang tercipta hingga peluit tanda berakhirnya babak kedua ditiupkan. Hal ini membuat pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Namun tidak banyak perubahan yang terjadi di atas lapangan. Uni Soviet tetap tidak berhasil membobol gawang Timnas Indonesia hingga babak perpanjangan waktu berakhir.

Kiper Indonesia, Saelan muncul sebagai bintang pada laga ini. Penampilan ciamiknya berhasil menahan gempuran dari para pemain Uni Soviet sejak awal laga.

Tidak hanya itu, kerja keras dari para pemain bertahan juga membantu Saelan dalam menghalau serangan yang datang. Skor imbang 0-0 menjadi hasil akhir antara Indonesia vs Uni Soviet pada laga perempat final Olimpiade Melbourne 1956 tersebut.

Hasil ini membuat laga tersebut akan kembali diulang pada Sabtu, 1 Desember 1956 di tempat yang sama.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.