Thu,23 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Politics
  3. Nanik S Deyang resmi mundur dari Kepala BGN, ini alasannya

Nanik S Deyang resmi mundur dari Kepala BGN, ini alasannya

nanik-s-deyang-resmi-mundur-dari-kepala-bgn,-ini-alasannya
Nanik S Deyang resmi mundur dari Kepala BGN, ini alasannya
service

Jakarta (ANTARA) – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatannya setelah menyampaikan keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Pengunduran diri itu disampaikan bersamaan dengan rencana Nanik menjalani pengobatan.

Nanik S Deyang sebelumnya dipercaya memimpin BGN, lembaga yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama menjabat, Nanik melakukan sejumlah langkah pembenahan internal dan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut.

Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan membenarkan bahwa Nanik telah berpamitan kepada Presiden Prabowo sekaligus menyampaikan pengunduran dirinya sebagai Kepala BGN. Keputusan tersebut diterima Presiden setelah mempertimbangkan kondisi yang dialami Nanik.

Alasan Nanik mundur dari Kepala BGN

Informasi mengenai pengunduran diri Nanik disampaikan oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Ia menyebut Nanik berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala BGN.

“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ungkap Yuza seperti yang dikonfirmasi dari Jakarta pada Rabu.

Melalui pernyataan pribadinya, Nanik menyampaikan bahwa dirinya akan menjalani pengobatan di luar negeri. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan kebutuhan pemeriksaan dan perawatan kesehatan, termasuk untuk mendapatkan pendapat medis tambahan (second opinion).

Baca juga: Mundur dari Kepala BGN, Nanik S Deyang tetap kawal MBG

Nanik menjelaskan alasan utama pengunduran dirinya adalah untuk fokus menjalani pengobatan jantung. Ia memilih mengambil langkah tersebut agar dapat memulihkan kondisi kesehatannya dan menjalani perawatan secara optimal.

Dalam pernyataannya, Nanik juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo karena harus meninggalkan jabatan Kepala BGN demi menjaga kondisi kesehatannya. Presiden disebut memahami situasi tersebut dan menyetujui pengunduran dirinya.

Ia menegaskan pengunduran diri tersebut bukan karena persoalan lain, melainkan karena pertimbangan kesehatan. Nanik memilih memberikan perhatian penuh terhadap proses pemulihan sehingga dapat menjalani pengobatan dengan baik.

“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” ungkap Nanik dalam unggahannya.

Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik menyebut dirinya masih akan tetap berkontribusi dalam pengawasan lembaga tersebut. Ia mengungkapkan adanya kemungkinan pembentukan Dewan Pengawas BGN dan dirinya diminta untuk ikut berperan dalam struktur pengawasan tersebut.

Kinerja Nanik selama memimpin BGN

Selama sekitar satu setengah bulan memimpin BGN, Nanik melakukan sejumlah evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meninjau ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan standar pelayanan dan kualitas program

BGN mencatat Nanik melakukan evaluasi terhadap hampir 28.000 SPPG, mengelompokkan ribuan dapur berdasarkan standar mutu, menghentikan ekspansi dapur di wilayah tertentu, serta menemukan ratusan SPPG yang dinilai bermasalah.

Nanik menegaskan tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan berharap program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perbaikan gizi masyarakat, dapat terus berjalan dengan baik.

Baca juga: Gerindra sebut Sudaryono miliki kinerja bagus untuk jabat Kepala BGN

Baca juga: Profil Sudaryono, dari Wamentan jadi Kepala BGN

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.