Fri,4 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Orang Sawai Dalam, Penjaga Hutan Halmahera dari Jerat Industri Nikel

Orang Sawai Dalam, Penjaga Hutan Halmahera dari Jerat Industri Nikel

orang-sawai-dalam,-penjaga-hutan-halmahera-dari-jerat-industri-nikel
Orang Sawai Dalam, Penjaga Hutan Halmahera dari Jerat Industri Nikel
service

Mendung menyelimuti langit Dusun Kulo Dalam,  kampung di pedalaman Halmahera Tengah (Halteng) di akhir Oktober tahun 2025. Dusun ini  berbatasan  langsung dengan Taman Nasional Ake Tajawe Lolobata, Kota Tidore Kepulauan. Mereka hidup dari hutan yang tersisa. Selain warga Kulo, ada juga Suku Tobelo Dalam atau O’hongana Manyawa tersebar di kawasan hutan ini. Bedanya, warga Tobelo Dalam tidak  membuat perkampungan layaknya seperti warga Kulo. Ada yang mengaitkan warga Kulo dengan  Suku Sawai yang  hidup di  pedalaman atau Sawai Dalam. Meskipun ada beberapa etnis hidup bersama di dusun ini.   Sehari-hari mereka  juga gunakan bahasa Sawai untuk komunikasi. Untuk ke Kulo Dalam tidaklah mudah. Dari Weda, perlu dua jam perjalanan menggunakan motor ke Desa Kulo Jaya, merupakan desa induk dari Kulo Dalam. Setelah itu, berjalan kaki 20 menit ke tempat tambatan perahu di Sungai Ake Jira. Perahu dan sungai merupakan sarana transportasi utama dari dan menuju Kulo Dalam. Termasuk ketika warga Kulo Dalam belanja kebutuhan sehari-hari dari luar. Perahu berkapasitas 4 PK itu biasa cukup untuk menampung 7-9 orang, termasuk juru mudi. Hari itu,  perahu yang kami tumpangi mengangkut tujuh orang, termasuk juru mudi. Perjalanan yang memakan waktu empat jam itu cukup menantang. Apalagi, arus Sungai Ake Jira sangat deras setelah hujan mengguyur daerah hulu. Sepanjang perjalanan, juri mudi mematikan mesin untuk membersihkan kayu dan sampah. “Kondisi normal biasanya empat jam sudah sampai. Tapi, kalau atas hujan deras, biasanya banyak kayu di sungai. Perjalanan bisa lebih lama, bisa 6-7 jam. Bahkan kadang tidak bisa tembus,” kata Yamris Koke, juru mudi perahu berbahan fiber…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.