Tue,4 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. PBSI buka suara soal absennya Jafar/Felisha di Kejuaraan Dunia BWF

PBSI buka suara soal absennya Jafar/Felisha di Kejuaraan Dunia BWF

pbsi-buka-suara-soal-absennya-jafar/felisha-di-kejuaraan-dunia-bwf
PBSI buka suara soal absennya Jafar/Felisha di Kejuaraan Dunia BWF
service

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Pusat PBSI menyatakan absennya dua pasangan ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 merupakan bagian dari penyesuaian komposisi wakil dan pemenuhan mekanisme keikutsertaan atlet dalam turnamen internasional.

“PP PBSI melakukan penyesuaian komposisi wakil Indonesia pada sektor ganda campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026,” ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja dalam pernyataan resmi, Senin.

“Sebagai bagian dari penyesuaian tersebut, pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tidak akan mengikuti Kejuaraan Dunia BWF 2026,” ujarnya menambahkan.

Menurut Ricky, keputusan tersebut diambil untuk memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai regulasi serta mekanisme yang berlaku.

PBSI tidak memerinci persoalan administrasi atau regulasi yang menyebabkan kedua pasangan tersebut tidak diberangkatkan ke Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Sebelumnya, berdasarkan pembaruan daftar peserta BWF, Jafar/Felisha tercatat mengundurkan diri pada 29 Juli.

Mundurnya Jafar/Felisha sempat membuka kesempatan bagi pasangan cadangan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana untuk masuk ke daftar utama. Namun, promosi untuk Dejan/Bernadine tercatat ditolak pada tanggal yang sama.

Baca juga: Jafar/Felisha mundur dari Kejuaraan Dunia BWF 2026

Baca juga: Taufik: Tunggu pengumuman PBSI terkait undur diri Jafar/Felisha

Secara terpisah, PBSI mengungkapkan bahwa BWF tengah menjalankan proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

PBSI menegaskan menghormati dan mendukung mekanisme yang dijalankan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas bulu tangkis serta independensi proses yang berlangsung.

“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses tersebut, PP PBSI tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai substansi perkara maupun mengaitkan proses yang sedang berlangsung dengan atlet tertentu,” ujar Ricky.

PBSI juga meminta seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat, tidak berspekulasi atau menghubungkan proses peradilan tersebut dengan nama atlet tertentu sebelum terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF.

PBSI menyatakan akan terus berkoordinasi dengan BWF serta memastikan setiap langkah organisasi dijalankan berdasarkan prinsip tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan hak atlet, dan integritas olahraga.

Dengan absennya Jafar/Felisha dan Adnan/Indah, Indonesia akan diwakili dua pasangan pada nomor ganda campuran Kejuaraan Dunia BWF 2026, yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Kejuaraan Dunia BWF 2026 dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus.

Baca juga: PBSI segera umumkan pelatih ganda campuran

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.