Sun,6 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Sinabung Erupsi, Imbau Warga Waspada, Hindari Zona Bahaya

Sinabung Erupsi, Imbau Warga Waspada, Hindari Zona Bahaya

sinabung-erupsi,-imbau-warga-waspada,-hindari-zona-bahaya
Sinabung Erupsi, Imbau Warga Waspada, Hindari Zona Bahaya
service

Badan Geologi Sumatera Utara (Sumut) menaikan status aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, menjadi Level III (Siaga) pasca gunung api aktif itu kembali erupsi, Senin (31/8/26) pagi, pukul 10.17 WIB. Warga pun berharap fenomena geologis itu tidak berlangsung lama dan kembali stabil seperti tahun 2023. Kembaren Ketaren, warga Desa Sukanalu, mengaku melihat erupsi sekitar pukul 10.00 WIB. Dia mengajak istrinya berlindung di pondok sambil memantau arah sebaran abu. Sebelumnya, dua bulan terakhir, dia mengamati asap tipis keluar dari puncak, namun tidak menganggapnya mengkhawatirkan. Saat erupsi, dia sedang memanen wortel lebih dari 75 kilogram dan markisa sekitar 42 kilogram. Hasil kebun dia hendak kirim ke Berastagi dan menjualnya ke penampung maupun Pasar Buah Berastagi. “Mudah-mudahan Sinabung reda dan tidak erupsi lagi seperti tahun 2023,” katanya. Dia sadar risiko tinggal di Sinabung. Satu sisi, aktivitas vulkanisme memang membuat subur, tetapi sisi lain, aktivitas vulkanisme itu mengancam keberadaan warga. Kajian ilmiah Sutawidjaja, Iguchi, dan Pusat Penelitian Pertanian, Kementerian Pertanian menyebut,  Sinabung gunung api strato atau kerucut berlapis yang terbentuk pada zaman Pleistosen hingga Holosen. Batuan penyusun utamanya berjenis basaltik-andesit hingga andesit, kaya mineral plagioklas, piroksen, dan hornblenda. Material vulkanik yang dilapuk mengandung unsur hara kalsium, magnesium, kalium, dan fosfor yang tinggi sehingga menjadi tanah sangat subur bagi pertanian.   Pemandangan ini terlihat indah dari atas bukit Gundaling. Tampak Gunung Sinabung mengeluarkan debu vulkanik tipis dari dalam kawahnya. Foto: Ayat S Karokaro/Mongabay Indonesia. Mengungsi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, saat ini telah mengungsi ke Posko Penanganan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.