Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Ternyata Bekantan Punya Kebiasaan Memamah Biak

Ternyata Bekantan Punya Kebiasaan Memamah Biak

ternyata-bekantan-punya-kebiasaan-memamah-biak
Ternyata Bekantan Punya Kebiasaan Memamah Biak
service

Memamah biak selama ini diketahui perilaku yang identik dengan sapi, kambing, atau unta. Namun ternyata, primata berhidung besar khas Kalimantan, yakni bekantan (Nasalis larvatus), terbukti secara ilmiah melakukan regurgitasi dan mengunyah ulang. Dikutip dari media sains internasional science.org, bekantan menjadi bukti bahwa primata bisa memamah biak. Ini merupakan sebuah strategi pencernaan yang disebut hanya milik hewan berkaki empat, yang memanfaatkan mikroba di perutnya untuk mengurai serat dedaunan. Penemuan ini diungkap tim peneliti yang dipimpin Ikki Matsuda dari Universitas Kyoto pada 2011 lalu. Mereka menemukan perilaku tersebut dengan melihat video yang dikumpulkan sejak tahun 2000. Berdasarkan data tersebut, sekitar 23 monyet hidung panjang terpantau memiliki perilaku mengeluarkan makanan dari perut dan mengunyah kembali/regurgitasi. Para peneliti menekankan bahwa fenomena memamah biak pada satwa liar sebenarnya berbeda tingkatannya. Hewan pemamah biak sejati seperti sapi dan unta memiliki mekanisme penyortiran khusus di lambung yang memisahkan partikel makanan besar untuk dikunyah ulang. Dengan begitu, mereka bisa mencerna makanan dalam jumlah besar, sekaligus mengurus ukuran partikelnya dengan sangat efisien. Bekantan yang dijuluki Monyet Belanda. Foto: Rhett A Butler /Mongabay. Tahun 2023, tim peneliti yang dipimpin Jonas Bösch bersama Ikki Matsuda dan kolega menerbitkan studi lanjutan di Journal of Zoology, dengan judul “They chew by night? Night-time behaviour in a ‘ruminating’ primate, the proboscis monkey (Nasalis larvatus)”. Mereka menganalisis rekaman video inframerah perilaku malam hari dari 179 individu bekantan liar selama 35 malam. Total pengamatan diperkirakan lebih dari 251 jam di kawasan hilir Sungai Kinabatangan, Sabah, Malaysia. Hasilnya, bekantan menghabiskan lebih banyak waktu terjaga sambil beristirahat dibanding…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.