Thu,10 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Ternyata Sudah Ada Sejak 1873! Ini Jejak Jalur Kereta Kedungjati–Tuntang

Ternyata Sudah Ada Sejak 1873! Ini Jejak Jalur Kereta Kedungjati–Tuntang

ternyata-sudah-ada-sejak-1873!-ini-jejak-jalur-kereta-kedungjati–tuntang
Ternyata Sudah Ada Sejak 1873! Ini Jejak Jalur Kereta Kedungjati–Tuntang
service

10 September 2026 21.03 WIB • 2 menit

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengajak masyarakat mengenal lebih dekat sejarah perjalanan perkeretaapian Indonesia melalui kegiatan KAI Explore: Eksplorasi Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 September 2026 tersebut menghadirkan pengalaman perjalanan tematik bagi komunitas penulis, kreator konten, pecinta sejarah, hingga pemerhati perkeretaapian. Para peserta diajak melihat langsung berbagai jejak sejarah, bangunan heritage, serta potensi kawasan yang berada di sekitar jalur Kedungjati–Tuntang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia menyimpan banyak cerita yang dapat ditelusuri melalui jalur, stasiun, maupun kawasan yang menjadi bagian dari perkembangan transportasi nasional.

“Melalui KAI Explore, masyarakat dapat mengenal lebih dekat perjalanan panjang kereta api Indonesia, termasuk jalur Kedungjati–Tuntang yang memiliki nilai sejarah sejak masa awal perkembangan perkeretaapian di Indonesia,” ujar Anne.

Jalur Tua dengan Jejak Sejarah Panjang

Jalur Kedungjati–Tuntang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah pembangunan jaringan kereta api di Pulau Jawa. Jalur tersebut merupakan bagian dari lintas Kedungjati menuju Ambarawa yang dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) dan mulai digunakan pada 21 Mei 1873.

Pada masa awal perkembangannya, jalur tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung kawasan Kedungjati dengan Ambarawa dan sejumlah wilayah di sekitarnya. Keberadaan jalur kereta api tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari perkembangan kawasan dan aktivitas ekonomi pada masanya.

Dalam rangka memperingati perjalanan 159 tahun perkeretaapian Indonesia, peserta KAI Explore diajak memahami perkembangan layanan kereta api dari masa ke masa. Rangkaian kegiatan dilakukan melalui kunjungan ke Stasiun Kedungjati dan Stasiun Tuntang, dialog bersama pemangku kepentingan, serta eksplorasi potensi kawasan di sekitar jalur.

Stasiun Kedungjati menjadi salah satu titik penting dalam jaringan perkeretaapian di Jawa Tengah. Berdasarkan data Januari–Agustus 2026, stasiun tersebut mencatat 13.132 aktivitas pelanggan, yang terdiri dari 6.700 pelanggan naik dan 6.432 pelanggan turun.

Sementara itu, Stasiun Tuntang menyimpan nilai sejarah sebagai salah satu stasiun tua di Indonesia. Stasiun ini mulai dibangun pada 1871 dan beroperasi pada 21 Mei 1873 dengan karakter arsitektur khas NIS.

Saat ini, kawasan Tuntang juga memiliki keterkaitan dengan pengembangan wisata sejarah perkeretaapian melalui kawasan Museum Kereta Api Ambarawa.

Menghubungkan Sejarah, Wisata, dan Ekonomi Lokal

Anne menilai, pengenalan sejarah perkeretaapian melalui kegiatan seperti KAI Explore dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memahami hubungan antara transportasi, sejarah, budaya, dan perkembangan suatu wilayah.

“KAI terus membuka ruang kolaborasi bersama masyarakat, komunitas, serta pemangku kepentingan untuk mengenal berbagai aset sejarah perkeretaapian Indonesia. Setiap jalur memiliki cerita yang dapat menjadi bagian dari perjalanan dan pembelajaran bersama,” kata Anne.

KAI Explore dikemas melalui rangkaian kegiatan Experience, Explore, dan Express. Peserta tidak hanya memperoleh pengalaman langsung di lokasi, tetapi juga mengeksplorasi aset serta kawasan di sekitar jalur, kemudian membagikan perspektif mereka melalui artikel, foto, maupun konten media sosial.

Konsep tersebut membuat perjalanan tidak sekadar menjadi aktivitas wisata, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan kembali sejarah perkeretaapian kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih dekat dan kreatif.

Melalui kegiatan ini, KAI sekaligus ingin menunjukkan bahwa jalur dan stasiun bersejarah memiliki potensi yang lebih luas. Selain nilai heritage, kawasan tersebut dapat dikembangkan dari sisi wisata, konektivitas wilayah, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Dengan demikian, jejak jalur Kedungjati–Tuntang tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu perkeretaapian Indonesia. Kawasan tersebut juga memiliki peluang untuk terus dikenalkan kepada generasi masa kini sebagai bagian dari warisan sejarah sekaligus potensi pengembangan wilayah di masa depan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.