Mon,18 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. THR dan Likuiditas Perusahaan: DPR Ingatkan Strategi Keuangan Tepat

THR dan Likuiditas Perusahaan: DPR Ingatkan Strategi Keuangan Tepat

thr-dan-likuiditas-perusahaan:-dpr-ingatkan-strategi-keuangan-tepat
THR dan Likuiditas Perusahaan: DPR Ingatkan Strategi Keuangan Tepat
service

KABARBURSA.COM – Komisi IX DPR RI menaruh perhatian serius pada kesiapan perusahaan dalam menunaikan kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026. Isu ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ada dimensi perencanaan yang kian kompleks.

Anggota Komisi IX DPR RI, Sihar Sitorus, mengingatkan bahwa pembayaran THR tahun depan menuntut kalkulasi yang lebih presisi. Jarak antarpos kewajiban keuangan perusahaan dinilai semakin rapat, sehingga ruang napas arus kas menjadi lebih sempit.

“Tahun 2026 ini kita akan menerima THR di bulan Maret, lalu tahun berikutnya bisa saja di Februari. Memang THR itu tahunan, tapi jaraknya dengan akhir tahun itu tidak terlalu jauh. Biasanya kondisi perusahaan juga masih menyesuaikan,” ujarnya.

Menurutnya, konfigurasi waktu tersebut memaksa korporasi bekerja ekstra dalam mengelola likuiditas. Arus kas harus dijaga tetap sehat. Kewajiban terhadap pekerja wajib dipenuhi, tanpa mengorbankan kesinambungan operasional usaha.

Ia pun mendorong pemerintah daerah mengambil peran strategis dalam membangun iklim usaha yang kondusif. Stabilitas regulasi dan dukungan kebijakan akan memberi ruang bagi pelaku usaha untuk menyusun perencanaan finansial secara gradual—termasuk menyisihkan cadangan dana untuk THR.

“Supaya iklim usaha itu menjadi lebih bagus, sehingga mereka juga bisa menabung dan mengumpulkan cadangan untuk kewajiban seperti THR,” jelas politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Sihar turut menyinggung beban perusahaan yang harus menanggung iuran jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan. Kewajiban itu, kata dia, perlu dipahami secara komprehensif agar formulasi kebijakan tetap menjaga ekuilibrium antara proteksi pekerja dan daya tahan usaha.

“Tenaga kerja adalah aset, tapi perusahaan juga harus tetap bisa berjalan dan mampu membuka lapangan kerja. Semua ini saling terhubung,” tegasnya.

Dalam lanskap ekonomi yang masih sarat tantangan, ia menilai setiap kebijakan mesti mempertimbangkan kapasitas dunia usaha. Perlindungan pekerja harus terjamin. Namun, penciptaan lapangan kerja baru tak boleh tersendat oleh tekanan regulatif yang berlebihan.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan Komisi IX DPR RI. Tujuannya jelas: memastikan kewajiban THR terlaksana dengan baik, sekaligus menjaga harmoni antara hak pekerja dan keberlanjutan dunia usaha.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.