Fri,17 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Wamenag: Nikah Fest Hadir Bantu Pasangan Tunda Nikah karena Biaya

Wamenag: Nikah Fest Hadir Bantu Pasangan Tunda Nikah karena Biaya

wamenag:-nikah-fest-hadir-bantu-pasangan-tunda-nikah-karena-biaya
Wamenag: Nikah Fest Hadir Bantu Pasangan Tunda Nikah karena Biaya
service

Arina.id—Penantian Hilda (30) untuk membangun rumah tangga akhirnya tercapai. Bersama Suntoro (57), warga Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat itu resmi menjadi pasangan suami istri melalui program Nikah Fest 2026 yang digelar Kementerian Agama di Smesco Exhibition Hall, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6).

“Terima kasih banyak untuk Kementerian Agama yang sudah memfasilitasi kami. Program ini sangat membantu,” ujar Hilda ditemui Arina.id usai akad nikah.

Informasi mengenai Nikah Fest ia peroleh dari Kelurahan Jembatan Besi. Setelah mengetahui adanya program tersebut, ia bersama calon suaminya segera mendaftarkan diri melalui Kantor Urusan Agama (KUA) terdekat.

Rasa haru juga disampaikan Suntoro, telah lama mendamba hari bahagia itu, ia mengaku gugup saat prosesi akad nikah berlangsung hingga meminta bantuan pihak KUA untuk membimbing ijab kobul.

“Deg-degan. Baru sekali ini, grogi. Bahagia banget akhirnya bisa menikah,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menilai masih banyak pasangan yang menunda pernikahan karena terbentur persoalan biaya dan proses penyelenggaraan yang dianggap tidak ringan. 

Melalui program Nikah Fest dalam rangka Peaceful Muharram 1448 H, pemerintah berupaya menghadirkan solusi agar masyarakat dapat melangsungkan pernikahan secara sah dengan lebih mudah.

“Mungkin bagi kita melaksanakan pernikahan dari segi teknis dan pembiayaan tidak terlalu berat. Tapi itu tidak pada semua orang. Banyak yang sudah sampai pada keputusan menikah, tapi membayangkan proses dan pembiayaan. Maka mereka menunda niat sucinya,” ujar Romo Syafi’i membuka Nikah Fest Layanan Nikah Terpadu untuk Keluarga Sakinah Maslahat.

Menurutnya, kehadiran negara melalui Kementerian Agama, khususnya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, menjadi jawaban atas persoalan yang dihadapi calon pengantin. Program Nikah Fest dinilai mempermudah masyarakat untuk memperoleh layanan pernikahan secara terpadu.

“Kehadiran Negara Republik Indonesia melalui Kementerian Agama, lebih khusus Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, kesulitan itu hari ini teratasi,” katanya.

Wamenag mengapresiasi penyelenggaraan Nikah Fest yang tidak hanya menghadirkan layanan nikah massal, tetapi juga berbagai layanan pendukung mencakup nikah massal, Golek Garwo, Wedding Talks, bimbingan perkawinan, literasi keuangan, literasi zakat, hingga seni budaya.

Menurutnya, layanan terpadu semacam ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam membangun ketahanan keluarga sejak awal pernikahan.

Peserta Nikah Fest juga memperoleh kemudahan mengakses program rumah murah melalui kolaborasi Kementerian Agama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Tadi ada dari Kementerian Perumahan. Rupanya yang nikah hari ini juga mendapat kemudahan untuk kredit rumah murah,” ujarnya.

Kegiatan nikah massal tersebut menjadi salah satu agenda dalam Nikah Fest dan Islamic Wedding Expo 2026 yang digelar pada 27-28 Juni di Smesco Exhibition Jakarta. 

Acara itu mengusung tema One Stop Nikah Solution dan melibatkan berbagai pelaku industri pendukung pernikahan, mulai dari penyelenggara acara, katering, penyedia dekorasi, hotel, perbankan, hingga kementerian terkait.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.