Sun,2 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Neraca Dagang RI Surplus Beruntun Selama 68 Bulan Ini, Begini Penjelasan BPS

Neraca Dagang RI Surplus Beruntun Selama 68 Bulan Ini, Begini Penjelasan BPS

neraca-dagang-ri-surplus-beruntun-selama-68-bulan-ini,-begini-penjelasan-bps
Neraca Dagang RI Surplus Beruntun Selama 68 Bulan Ini, Begini Penjelasan BPS
service

Arina.id – Neraca perdagangan Indonesia dilaporkan terus mengalami surplus atau kelebihan pendapatan secara beruntun selama 68 bulan. Artinya, kondisi surplus ini terjadi sejak masa pemerintahan Jokowi dulu, sampai berganti ke Prabowo.

Laporan ini disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS). Hingga akhir Desember 2025, neraca perdagangan RI melanjutkan tren keuntungan 68 bulan beruntun. Demikian disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 2 Januari 2026.

Hartono menjelaskan, secara kumulatif, sepanjang Januari-Desember 2025, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus USD 41,05 miliar, dengan rincian ekspor USD 282,91 miliar dan impor USD 241,86 miliar.

Keuntungan dagang RI itu, kata dia, naik signifikan dari surplus perdagangan sepanjang 2024 yang mencapai USD 31,33 miliar, sehingga ada lonjakan USD 9,72 miliar. “Perbandingan surplusnya cukup tinggi,” ucap dia, seperti dikutip dari Antara.

Hartono melanjutkan, ‎surplus kumulatif ini didorong oleh surplus nonmigas sebesar USD 60,75 miliar, meski defisit migas masih tercatat sebesar USD 19,7 miliar. Knerja positif tersebut, kata dia, tidak terlepas dari peran sektor industri pengolahan yang menjadi penopang utama ekspor nasional.

Lebih lanjut, BPS juga mencatat industri pengolahan memberikan andil 10,77 persen terhadap peningkatan ekspor nonmigas sepanjang 2025.

Berikutnya sejumlah komoditas manufaktur yang mencatat kinerja ekspor kuat antara lain minyak kelapa sawit dan turunannya, barang perhiasan dan barang berharga, kimia dasar organik berbasis hasil pertanian, logam dasar bukan besi, serta semikonduktor dan komponen elektronik.

Ia menyampaikan keuntungan dagang Indonesia tersebut ditopang oleh kinerja perdagangan dengan sejumlah mitra dagang utama.

Sepanjang Januari-Desember 2025, negara penyumbang surplus terbesar bagi Indonesia adalah Amerika Serikat dengan surplus 18,11 miliar dolar AS, disusul India sebesar 13,49 miliar dolar AS, serta Filipina yang mencatat surplus 8,42 miliar dolar AS.

Sementara itu, untuk ekspor Indonesia pada Desember 2025 mencapai 26,35 miliar dolar AS, tumbuh 11,64 persen secara tahunan.

Peningkatan tersebut, kata dia, terutama berasal dari ekspor nonmigas yang mencapai 25,09 miliar dolar AS atau naik 13,72 persen dibandingkan Desember 2024.

Adapun untuk impor pada bulan tersebut tercatat sebesar 23,83 miliar dolar AS, dengan andil peningkatan 6,36 persen, utamanya diperuntukkan untuk bahan baku/penolong industri dalam negeri.

“Pada Desember 2025 neraca perdagangan barang mencapai surplus sebesar 2,51 miliar dolar AS. Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 68 bulan berturut-turut sejak bulan Mei tahun 2020,” katanya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.