Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Kebijakan Makin Menyulitkan Kehidupan Nelayan Tradisional Lombok?

Kebijakan Makin Menyulitkan Kehidupan Nelayan Tradisional Lombok?

kebijakan-makin-menyulitkan-kehidupan-nelayan-tradisional-lombok?
Kebijakan Makin Menyulitkan Kehidupan Nelayan Tradisional Lombok?
service

Pagi baru saja merekah di pesisir Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Cahaya matahari memantul di permukaan air ketika perahu kayu kecil merapat di bibir pantai. Hasan, bukan hanya sebenarnya  menurunkan satu per satu ikan dari lambung perahunya. Tangkapan pagi itu tak banyak. Hanya beberapa ikan karang dan cumi, bahkan tak sampai seember. “Sekarang susah dapat ikan. Kalau dulu sekali turun jaring sudah penuh. Sekarang kadang pulang cuma cukup untuk beli solar,” kata pria 51 tahun itu. Hasan sudah lebih 30 tahun melaut di perairan Sekotong. Dia hafal betul arah angin, arus, dan titik-titik tempat ikan biasa berkumpul. Namun beberapa tahun terakhir, peta laut yang dia kenali itu perlahan berubah. Di banyak sudut teluk, ruang yang dulu bebas mereka lintasi kini penuh oleh berbagai aktivitas usaha. Dari tambak udang di pesisir, bentangan tali longline budidaya kerang mutiara di tengah teluk, hingga ekowisata bahari yang membatasi jalur perahu nelayan. Akibatnya, jarak tempuh melaut makin panjang. Dia harus memutar lebih jauh untuk mencapai lokasi tangkap. Masalahnya,  biaya operasional membengkak,  sedang hasil tangkapan justru menurun. Bagi nelayan kecil dengan mesin perahu 15 PK seperti dia, tambahan beberapa liter solar saja sudah cukup  memberatkan. Perubahan ruang laut ini bukan terjadi begitu saja. Aktivitas usaha yang kini memenuhi perairan Sekotong itu beroperasi berkat Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Di atas kertas, maksud PKKPRL untuk mengatur pemanfaatan ruang laut agar tidak saling bertabrakan. Dengan begitu, keberadaan dokumen untuk memastikan  usaha sesuai rencana tata ruang laut. Bagi nelayan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.