Sun,30 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Mubes Warga NU Hasilkan Rekomendasi Seblak, Berikut Poin-poinnya

Mubes Warga NU Hasilkan Rekomendasi Seblak, Berikut Poin-poinnya

mubes-warga-nu-hasilkan-rekomendasi-seblak,-berikut-poin-poinnya
Mubes Warga NU Hasilkan Rekomendasi Seblak, Berikut Poin-poinnya
service

Jombang, Arina.id Musyawarah Besar (Mubes) Warga NU 2026 menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat kemandirian, integritas, demokrasi, keadilan, dan kemanusiaan Nahdlatul Ulama (NU) memasuki abad kedua.

Rekomendasi yang dikenal sebagai “Rekomendasi Seblak” tersebut merupakan hasil Mubes Warga NU 2026 yang mengusung tema Arah NU Abad Kedua: Meneguhkan Kemandirian untuk Demokrasi, Keadilan, dan Kemanusiaan. Mubes digelar di Seblak, Tebuireng, Jombang, Jumat (28/8/2026).

Dalam rekomendasinya, Mubes Warga NU menyerukan agar NU tetap menjadi organisasi yang mandiri, bermartabat, berintegritas, serta berpihak kepada jamaah dan kemaslahatan bersama.

Berikut 13 poin Rekomendasi Seblak:

  1. Menjaga marwah Muktamar Ke-35 NU. Seluruh warga NU diajak bersama-sama menjaga Muktamar Ke-35 sebagai forum permusyawaratan tertinggi yang bersih, bermartabat, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
  2. Menolak politik uang dan politik transaksional. Para muktamirin hendaknya tidak memberikan suara kepada siapa pun yang menggunakan suap atau intimidasi, baik berupa barang, jasa, maupun uang.
  3. Menjauhkan muktamar dari intervensi eksternal. Seluruh tahapan Muktamar Ke-35 NU harus bebas dari politik uang, transaksi kepentingan, dan campur tangan pihak eksternal yang dapat merusak independensi serta kehormatan NU.
  4. Meneguhkan kepengurusan NU yang berintegritas. Siapa pun yang memperoleh amanah dalam kepengurusan NU wajib menjadikan integritas, kemandirian, keteladanan, dan khidmah kepada jamaah sebagai fondasi utama kepemimpinan.
  5. Mengembalikan energi NU kepada tujuan hakiki. Muktamar harus menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran NU dalam menjaga agama, merawat jamaah, dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat.
  6. Menguatkan politik kewargaan. Penguatan politik kewargaan dilakukan melalui advokasi yang berdampak pada perubahan struktural demi memperkuat kedaulatan ekonomi dan politik.
  7. Mengembangkan gerakan sosial. Gerakan sosial perlu diperkuat untuk membangun demokrasi kewargaan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
  8. Melakukan pendidikan siyasah nahdliyah. Pendidikan siyasah nahdliyah diperlukan untuk memperkuat hak-hak kewargaan sekaligus mengembangkan kepemimpinan nahdliyin yang berintegritas.
  9. Menetapkan afirmasi keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Kebijakan tersebut didorong berlaku pada seluruh tingkatan kepengurusan NU, mulai dari ranting, MWCNU, PCNU, PWNU, hingga PBNU.
  10. Meninjau kembali peraturan dan tata kelola organisasi NU. Peninjauan terhadap Peraturan Perkumpulan NU dan tata kelola organisasi perlu dilakukan dengan perspektif kesetaraan dan keadilan laki-laki dan perempuan serta prinsip inklusivitas.
  11. Membangun sistem kaderisasi kepemimpinan perempuan. Perspektif kesetaraan perempuan dan laki-laki perlu diintegrasikan ke dalam seluruh sistem kaderisasi NU secara berjenjang dan berkelanjutan.
  12. Membangun talent pool kader perempuan NU. NU didorong membangun talent pool atau sistem referral kader perempuan berbasis kompetensi.
  13. Memperkuat regenerasi kepemimpinan. Regenerasi dilakukan melalui pembatasan periodisasi serta pembukaan ruang yang lebih besar bagi generasi muda dan perempuan.

Mubes Warga NU menegaskan rekomendasi tersebut lahir dari kesadaran dan tanggung jawab moral untuk memastikan NU tetap berada pada jalur kemandirian, integritas, dan keberpihakan kepada jamaah.

“Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab moral, kami menyerukan agar NU senantiasa berdiri sebagai jam’iyah yang mandiri, bermartabat, berintegritas, dan senantiasa berpihak kepada jamaah serta kemaslahatan bersama,” demikian bunyi bagian akhir Rekomendasi Seblak.

Rekomendasi Mubes Warga NU tersebut selanjutnya diharapkan menjadi salah satu pijakan dalam membangun dan meneguhkan arah NU pada abad kedua.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.