Thu,23 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Benteng Somba Opu Bakal Bangkit! Revitalisasi Besar Disiapkan untuk Hidupkan Kembali Ikon Budaya Sulsel

Benteng Somba Opu Bakal Bangkit! Revitalisasi Besar Disiapkan untuk Hidupkan Kembali Ikon Budaya Sulsel

benteng-somba-opu-bakal-bangkit!-revitalisasi-besar-disiapkan-untuk-hidupkan-kembali-ikon-budaya-sulsel
Benteng Somba Opu Bakal Bangkit! Revitalisasi Besar Disiapkan untuk Hidupkan Kembali Ikon Budaya Sulsel
service

23 Juli 2026 13.48 WIB • 3 menit

Revitalisasi Benteng Somba Opu/Kemenbud


Benteng Somba Opu di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, segera memasuki babak baru. Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menyiapkan langkah revitalisasi menyeluruh terhadap kawasan cagar budaya tersebut agar kembali berfungsi sebagai pusat aktivitas kebudayaan masyarakat sekaligus menjadi ruang pelestarian sejarah yang hidup.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat meninjau langsung kawasan Benteng Somba Opu. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pelindungan warisan budaya nasional sekaligus mendorong pemanfaatannya sebagai pusat edukasi, wisata sejarah, dan kegiatan budaya di Sulawesi Selatan.

Menurut Fadli Zon, Benteng Somba Opu memiliki posisi yang sangat penting dalam perjalanan sejarah kawasan timur Indonesia sehingga keberadaannya harus terus dijaga dan dikembangkan.

“Benteng Somba Opu merupakan benteng yang sangat penting dalam perjalanan sejarah Sulawesi Selatan. Kawasan ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang besar sehingga perlu terus dijaga, dilestarikan, dan dimanfaatkan bagi masyarakat,” ujar Menbud Fadli Zon.

Revitalisasi Menjadi Prioritas Pemerintah

Benteng Somba Opu dibangun pada tahun 1525 pada masa pemerintahan Raja Gowa IX, Karaeng Tumapa’risi’ Kallonna. Kini kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan menjadi salah satu pusat kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan.

Di dalam kawasan ini terdapat museum, taman budaya, serta kompleks rumah adat yang merepresentasikan kekayaan budaya Bugis, Makassar, Mandar, Toraja, hingga berbagai subkultur lainnya. Keberadaan fasilitas tersebut menjadikan Benteng Somba Opu tidak hanya penting sebagai situs sejarah, tetapi juga sebagai ruang interaksi budaya.

Namun demikian, sejumlah infrastruktur kawasan dinilai membutuhkan perhatian serius. Pemerintah mengidentifikasi beberapa pekerjaan prioritas, mulai dari menyambungkan kembali bagian benteng yang terputus sepanjang sekitar 500 meter, melakukan penataan dan pembersihan kawasan, hingga memperbaiki serta merawat rumah-rumah adat agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Revitalisasi tersebut diharapkan tidak sekadar mempercantik kawasan, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi sosial dan budaya Benteng Somba Opu sebagai ruang publik yang aktif digunakan masyarakat.

Didorong Menjadi Kantong Budaya Sulawesi Selatan

Fadli Zon menegaskan revitalisasi kawasan tidak hanya berorientasi pada pelestarian bangunan bersejarah, tetapi juga mengembalikan kehidupan budaya di dalamnya.

“Kami berharap kawasan ini kembali menjadi kantong budaya yang kuat, tempat masyarakat berkegiatan, menyelenggarakan festival, mengunjungi museum, serta menikmati berbagai aktivitas kebudayaan. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas budaya, dunia usaha, filantropis, hingga para seniman dan budayawan,” tambahnya.

Pemerintah menilai keberhasilan revitalisasi hanya dapat dicapai melalui kerja sama berbagai pihak. Oleh karena itu, keterlibatan pemerintah daerah, akademisi, komunitas budaya, pelaku usaha, hingga seniman menjadi bagian penting dalam menghidupkan kembali kawasan bersejarah tersebut.

Dengan pendekatan kolaboratif, Benteng Somba Opu diharapkan menjadi destinasi budaya yang aktif sepanjang tahun melalui penyelenggaraan festival, pameran, pertunjukan seni, hingga berbagai kegiatan edukasi yang melibatkan masyarakat.

Peta Jalan Revitalisasi Segera Disusun

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Kebudayaan akan menyusun peta jalan revitalisasi Benteng Somba Opu. Dokumen tersebut akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program pengembangan kawasan secara bertahap agar hasil revitalisasi dapat berkelanjutan.

Pemerintah juga terus mendukung pengembangan situs cagar budaya melalui berbagai program, termasuk pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kebudayaan. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat pelestarian, pendidikan, serta pengembangan kebudayaan yang tetap hidup di tengah masyarakat.

Melalui revitalisasi yang terencana, Benteng Somba Opu diharapkan kembali menjadi ikon budaya Sulawesi Selatan yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan sejarah bangsa.

Dalam kunjungan tersebut, Fadli Zon didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga Rachmanda Primayuda, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan Sinatriyo Danuhadiningrat, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar.

Melalui penguatan pelindungan, pelestarian, dan revitalisasi kawasan cagar budaya, Kementerian Kebudayaan berharap Benteng Somba Opu dapat terus berkembang sebagai pusat budaya yang inklusif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi fondasi penting dalam pemajuan kebudayaan nasional.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.