Sun,19 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Dakwah Nabi Muhammad Saw. Juga Ditopang Tokoh Non-Muslim

Dakwah Nabi Muhammad Saw. Juga Ditopang Tokoh Non-Muslim

dakwah-nabi-muhammad-saw.-juga-ditopang-tokoh-non-muslim
Dakwah Nabi Muhammad Saw. Juga Ditopang Tokoh Non-Muslim
service

Mubadalah.id – Sejarah kehidupan Nabi Muhammad Saw. menunjukkan bahwa dakwah Islam pada masa awal tidak hanya didukung oleh komunitas Muslim. Tetapi juga oleh sejumlah tokoh non-Muslim yang memberikan perlindungan dan bantuan dalam berbagai situasi penting.

Salah satu tokoh yang sering disebut dalam riwayat sejarah adalah Waraqah bin Naufal, seorang pendeta yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Khadijah. Ia termasuk orang yang memberikan dukungan moral pada masa awal kenabian Muhammad.

Selain itu, peran Abu Thalib sebagai paman Nabi juga tercatat sangat penting dalam menjaga keselamatan Nabi Muhammad Saw. selama menghadapi tekanan dari kaum Quraisy di Makkah. Dalam pandangan sebagian tradisi Sunni, Abu Thalib tidak memeluk Islam hingga akhir hayatnya. Namun seluruh pengaruh dan kekuatan sosialnya digunakan untuk melindungi dakwah Nabi.

Habasyah

Contoh lain, pada peristiwa hijrah sebagian umat Islam ke Habasyah atau wilayah yang kini kita kenal sebagai Etiopia. Raja Najasyi, penguasa kerajaan tersebut yang beragama Kristen, memberikan perlindungan kepada lebih dari 70 orang Muslim yang meninggalkan Makkah karena tekanan sosial dan politik.

Para pengungsi tersebut bahkan menetap cukup lama di Habasyah, sebagian di antaranya tinggal lebih dari 14 tahun. Mereka hidup di bawah sistem hukum dan pemerintahan Kristen yang berlaku di wilayah tersebut. Bahkan jauh dari komunitas Muslim yang kemudian berkembang di Madinah.

Relasi antara Nabi Muhammad Saw. dengan Raja Najasyi juga tercatat dalam sejumlah peristiwa penting. Salah satunya ketika Nabi mewakilkan pernikahannya dengan Ramlah binti Abu Sufyan yang saat itu berada di Habasyah setelah suaminya wafat.

Bentuk relasi serupa juga terlihat ketika Nabi Muhammad Saw. menghadapi situasi sulit setelah terusir dari Kota Tha’if. Saat itu, tokoh yang memberikan perlindungan agar Nabi dapat kembali memasuki Kota Makkah adalah Muth’im bin ‘Adi, seorang tokoh Quraisy yang belum memeluk Islam.

Nabi Muhammad Saw. bahkan pernah menyampaikan apresiasi terhadap jasa tokoh tersebut. Dalam sebuah riwayat menyebutkan bahwa Nabi menyatakan kesediaannya untuk membebaskan tawanan Perang Badar jika Muth’im bin ‘Adi masih hidup dan memintanya. []

*)Sumber Tulisan: Ayat-ayat Relasi antar Umat Berbeda Agama dalam Perspektif Mubadalah

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.