Fri,10 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Gunung Dukono kembali erupsi lontarkan abu vulkanik 1.400 meter

Gunung Dukono kembali erupsi lontarkan abu vulkanik 1.400 meter

gunung-dukono-kembali-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-1.400-meter
Gunung Dukono kembali erupsi lontarkan abu vulkanik 1.400 meter
service

Ternate (ANTARA) – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, melaporkan terjadi erupsi Gunung Dukono dengan melontarkan abu mencapai 1.400 meter di atas puncak gunung.

“Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Dukono kembali meningkat, kami meminta warga untuk tetap waspada,” kata Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono dihubungi dari Ternate, Sabtu.

Dia menjelaskan, erupsi terjadi sekitar pukul 11.08 WIT. Kolom abu teramati membumbung tinggi dengan warna putih hingga kelabu dan intensitas tebal, serta condong ke arah barat daya mengikuti arah angin.

“Iya, erupsi tadi sekitar pukul 11.08 WIT dengan ketinggian kolom abu teramati mencapai 1.400 meter di atas puncak gunung,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Ternate.

Selain pengamatan visual, aktivitas erupsi juga terekam melalui alat seismograf.

Baca juga: Gunung Dukono di Maluku Utara masih semburkan abu vulkanik

Berdasarkan data yang dihimpun, letusan tersebut memiliki amplitudo maksimum 27 mm dengan durasi sekitar 55,07 detik. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih cukup intens dan terjadi secara periodik.

Gunung Dukono yang memiliki ketinggian 1.087 meter di atas permukaan laut saat ini masih berada pada Status Level II atau Waspada.

Status ini mengindikasikan adanya aktivitas vulkanik di atas normal, sehingga masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah sekitar gunung.

PGA Dukono mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat maupun wisatawan. Warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun, termasuk mendaki dan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.

Baca juga: Gunung Dukono kembali semburkan abu vulkanik

Petugas juga mengingatkan erupsi Gunung Dukono bersifat fluktuatif dan dapat terjadi sewaktu-waktu dengan sebaran abu yang tidak menentu. Hal ini disebabkan oleh faktor arah dan kecepatan angin yang dapat berubah, sehingga wilayah terdampak abu vulkanik bisa berpindah-pindah.

“Mengingat letusan dengan abu vulkanik terjadi secara periodik dan sebarannya mengikuti arah angin, maka area landaan abu tidak tetap,” jelas Bambang.

Selain potensi bahaya dari lontaran material vulkanik, abu vulkanik juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan, terutama sistem pernapasan.

Oleh karena itu, dia berharap masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah terdampak diminta untuk selalu menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengurangi risiko gangguan pernapasan.

Hingga saat ini, kondisi di sekitar Gunung Dukono masih dalam pemantauan intensif oleh petugas PGA. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga serta memberikan informasi terkini terkait perkembangan aktivitas gunung tersebut.

“Dengan aktivitas erupsi yang masih berlangsung, masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta mengikuti seluruh imbauan resmi dari otoritas terkait guna meminimalisir risiko yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas vulkanik Gunung Dukono,” ujarnya.

Baca juga: Gunung Dukono semburkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.