Thu,9 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Infeksi Setelah Aborsi: Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganan Awalnya

Infeksi Setelah Aborsi: Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganan Awalnya

infeksi-setelah-aborsi:-penyebab,-gejala,-dan-cara-penanganan-awalnya
Infeksi Setelah Aborsi: Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganan Awalnya
service

Mubadalah.id – Bila aborsi dilakukan saat usia kandungan kurang dari 3 bulan (12 minggu) sejak hari pertama haid terakhir, risikonya mungkin hanya infeksi ringan.

Infeksi parah terjadi bila infeksi sudah menyebar ke aliran darah (sepsis). Bila aborsi dilakukan setelah kandungan berusia 3 atau 4 bulan, risiko infeksi parah menjadi lebih besar.

Infeksi juga dapat terjadi bila aborsi menyebabkan luka pada rahim. Sepsis sangat berbahaya dan dapat menyebabkan syok.

Mengapa terjadi infeksi? Karena:

Pertama, ada tangan atau benda kotor yang masuk atau menyentuh rahim. Kedua, masih ada sisa-sisa kandungan yang tertinggal di dalam rahim sehingga mengganggu proses pemulihan.

Ketiga, pasien sudah mengalami infeksi sebelum menjalani aborsi. Dalam proses aborsi yang aman, bila dokter menemukan infeksi pada pemeriksaan pendahuluan, pasien tidak akan diizinkan menjalani aborsi sebelum infeksi tersebut diatasi. Keempat, ada lubang pada dinding rahim.

Gejala infeksi ringan: pertama, demam ringan. Kedua, rasa nyeri ringan pada bagian bawah perut.

Perawatan infeksi ringan:

Infeksi ringan tidak boleh Anda sepelekan dan harus segera tertangani agar tidak berkembang menjadi infeksi parah. Di bawah ini kami berikan daftar obat yang dapat Anda gunakan. Bila Anda mengalami infeksi ringan setelah aborsi,

Anda memerlukan lebih dari satu jenis obat karena infeksi tersebut dapat akibat beberapa jenis kuman yang berbeda. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 330. 

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.