Mubadalah.id – Bila Anda mengalami pendarahan berlebihan sesudah aborsi, dan tidak ada pekerja kesehatan untuk menolong Anda, lakukan langkah-langkah penghentian pendarahan. Anda juga bisa berusaha mengeluarkan sendiri sisa-sisa kandungan yang masih tertinggal. Caranya:
Pertama, cuci tangan dan basuh area genital dengan air bersih dan sabun. Kedua, berjongkoklah, lalu mengejan seperti saat buang air besar atau (bila sudah pernah) saat melahirkan.
Ketiga, ikuti petunjuk untuk pekerja kesehatan. Keempat, setelah sisa-sisa kandungan dikeluarkan, pijat atau urut bagian bawah perut.
Kelima, meskipun pendarahan sudah banyak berkurang atau berhenti, Anda tetap harus pergi ke rumah sakit.
Syok
Yang disebut “syok” adalah kondisi yang dapat mengancam jiwa. Syok dapat terjadi akibat pendarahan hebat. Pendarahan di bagian dalam tubuh pun dapat menyebabkan syok.
Di bawah ini merupakan petunjuk bagi pekerja kesehatan atau anggota keluarga yang mendampingi pasien yang mengalami pendarahan.
Tanda-tanda syok:
Pertama, denyut jantung sangat cepat, lebih dari 110 detakan per menit. Kedua, pasien tampak sangat pucat, kulitnya terasa dingin dan lembap.
Ketiga, bagian dalam kelopak mata tampak pucat, begitu juga mulut dan telapak tangan. Keempat, napas pendek-pendek dan sangat cepat (terengah-engah), lebih dari 30 kali tarikan napas dalam satu menit.
Kelima,, pasien kehilangan kesadaran terhadap keadaan di sekitarnya atau jatuh pingsan
Bila pasien sadar:
Pertama, baringkan pasien dengan posisi kedua kaki lebih tinggi daripada kepalanya. Kedua, selimuti pasien. Ketiga, bila ia bisa minum, berikan air atau minuman rehidrasi. Keempat, tenangkan pasien.
Kelima, bila Anda menguasai cara pemberian infus (intravenous drip atau IV) dengan jarum berukuran besar, lakukanlah. Atau berikan cairan melalui anus. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 330.





Comments are closed.