Mon,13 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Kasus Lagu Gapapa Icha Chellow, Pesan Gus Thuba ‘amar ma’ruf nahi munkar’

Kasus Lagu Gapapa Icha Chellow, Pesan Gus Thuba ‘amar ma’ruf nahi munkar’

kasus-lagu-gapapa-icha-chellow,-pesan-gus-thuba-‘amar-ma’ruf-nahi-munkar’
Kasus Lagu Gapapa Icha Chellow, Pesan Gus Thuba ‘amar ma’ruf nahi munkar’
service

Malang(beritajatim.com) – Yakuza Maneges memastikan kasus dugaan pornografi dalam lagu Gapapa yang liriknya diubah tidak seronok oleh selebritis tiktok Icha Chellow dan Mala Agatha harus dikawal sampai tuntas. Mereka resmi melaporkan kasus ini ke Polresta Malang Kota pada Senin, (13/7/2026).

Yakuza Maneges sendiri dikenal sebagai organisasi yang vokal menyerukan kebaikan dan melawan kemungkaran.

Lirik vulgar yang dilakukan dalam modifikasi lagu Gapapa Anisa Bahar oleh tim kreatif beserta Icha Chellow dan Mala Agtha dianggap sebuah kemungkaran karena bisa merusak moral anak bangsa.

Kuasa Hukum Yakuza Maneges, Moh Zakki di Malang menegaskan bahwa mereka membawa pesan dari Muhammad Thuba Putra alias Thuba Topo Broto Maneges atau Gus Thuba untuk menegakan prinsip amar ma’ruf nahi munkar.

“Prinsipnya ya, Den Gus (Gus Thuba) menyampaikan bahwa kita ini amar ma’ruf nahi munkar,” kata Zakki.

Icha Chellow dan Mala Agatha dinilai meresahkan masyarakat karena mengubah lirik lagu Gapapa dengan narasi yang membahayakan jika dikonsumsi publik. Kedua seleb tiktok itu akan dilaporkan dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi serta Pasal 407 dan 406 huruf a KUH Pidana yang baru.

“Menurut hemat kami itu adalah tindakan yang kurang baik, perilaku yang tidak dapat dicontoh, dan mengandung unsur pornografi. Kami akan melaporkan Pasal 34 juncto Pasal 8, Pasal 36 juncto Pasal 10 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Yang kedua, Pasal 407 dan 406 huruf a KUH Pidana yang baru,” ujar Zakki.

Yakuza Maneges menyebut, bahwa Icha Chellow dan Mala Agatha bisa merusak moral anak-anak muda bangsa karena lirik lagu Gapapa mengandung unsur pornografi. Kini, mereka resmi melapor ke polisi dengan menyertakan 1 bukti video lagu Gapapa yang telah diubah liriknya.

“Kalau kita biarkan kayak gitu itu kan anak, anak-anak kita itu lho. Apa, niru-niru perilakunya itu. Dan ini kita harus hentikan. Kita bawakan bukti 1 video,” ujar Zakki.

Yakuza Maneges, memastikan setelah melakukan pelaporan mereka akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Yakuza Maneges ingin kasus ini terus berjalan agar tidak ada kasus serupa dikemudian hari.

“Saya bisa pastikan bahwa Yakusa Maneges tidak ada kata ampun. Gus Thuba (Thuba Topo Broto Maneges) tanpa ampun, sesuai dengan tagline kita. Tidak ada kata damai. Akan kami pastikan bahwa proses hukum terus berjalan,” kata Zakky.

Meski kekinian video telah di takedown atau dihapus bukan berarti menggugurkan kasus pidana ini. Yakuza Maneges menilai munculnya video lagu berjudul “Gapapa” milik Anisa Bahar yang diplesetkan dengan lirik vulgar tak seronok mengandung unsur pornografi meresahkan publik dan merendahkan martabat wanita.

“Apakah take down dan permintaan maaf itu menggugurkan pidananya? Kan tidak. Apalagi yang bersangkutan ini yang namanya Icha Chellow ini sudah acap kali. Berarti apa? Dia tidak punya kesadaran diri bahwa ada sanksi moral yang muncul di masyarakat. Itu kreativitas macam apa kayak gitu? Nah, itu tidak kita bisa biarkan,” ujar Zakky.

Yakuza Maneges memastikan proses laporan ke polisi menjadi bukti serius bahwa mereka ingin Icha Chellow dan Mala Agatha mendapat sanksi hukum atas keresahan yang ditimbulkan. Mereka yakin polisi akan bekerja secara profesional dalam penanganan kasus ini.

“Kita sudah mengeluarkan waktu, tim kita sudah meluangkan waktu untuk datang ke sini. Kita tidak main-main. Kita pastikan bahwa proses hukum akan berjalan. Saya percaya bahwa kawan-kawan di kepolisian Polresta Malang profesional, bisa menjalankan kewajibannya dengan baik sesuai dengan norma hukum yang berlaku,” kata Zakky. (luc/ted)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.