Sat,22 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Kehamilan pada Perempuan dengan HIV: Risiko bagi Ibu dan Bayi

Kehamilan pada Perempuan dengan HIV: Risiko bagi Ibu dan Bayi

kehamilan-pada-perempuan-dengan-hiv:-risiko-bagi-ibu-dan-bayi
Kehamilan pada Perempuan dengan HIV: Risiko bagi Ibu dan Bayi
service

Mubadalah.id – Kehamilan dapat berisiko bagi perempuan yang positif HIV atau mengidap AIDS. Selama masa kehamilan dan persalinan, mereka lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan dibandingkan perempuan yang tidak hidup dengan HIV/AIDS.

Beberapa risiko yang dapat terjadi antara lain: pertama, keguguran. Kedua, demam, infeksi, serta menurunnya daya tahan tubuh. Ketiga, setelah melahirkan dapat terjadi infeksi berat yang sulit diatasi dan mengancam jiwa.

Selain itu, bayi yang dikandung juga berisiko mengalami beberapa kondisi berikut:

Pertama, tertular HIV sejak lahir. Kedua, lahir prematur atau mengalami gangguan kesehatan berat yang dapat menyebabkan kematian.

Memang lebih aman bagi ibu maupun bayi apabila kehamilan dapat Anda cegah setelah mengetahui positif HIV. Namun, dalam kenyataannya ada perempuan yang hidup dengan HIV tetap ingin memiliki anak, atau tidak dapat mencegah kehamilan.

Bila Anda berisiko tertular HIV tetapi belum mengetahui secara pasti apakah Anda atau pasangan telah terinfeksi, sebaiknya tunda kehamilan hingga memperoleh hasil tes HIV yang meyakinkan.

Selama menunggu, gunakan kondom setiap kali berhubungan seksual dan lakukan hubungan seksual hanya dengan pasangan yang sama. Pasangan Anda juga perlu melakukan hal yang sama.

Apabila Anda belum dapat mengakses layanan tes HIV, kurangi risiko penularan dengan cara berikut:

Pertama, selalu menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual, terutama pada masa subur.

Kedua, mempraktikkan hubungan seksual yang aman ketika tidak sedang berada pada masa subur.

Ketiga, tidak melakukan hubungan seksual apabila salah satu pasangan menunjukkan tanda-tanda penyakit yang dapat menular melalui hubungan seksual. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 379.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.