Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Kisah Perempuan Koma 3 Minggu, Merasa Punya 3 Anak dan Hancur saat Tahu Kenyataannya

Kisah Perempuan Koma 3 Minggu, Merasa Punya 3 Anak dan Hancur saat Tahu Kenyataannya

kisah-perempuan-koma-3-minggu,-merasa-punya-3-anak-dan-hancur-saat-tahu-kenyataannya
Kisah Perempuan Koma 3 Minggu, Merasa Punya 3 Anak dan Hancur saat Tahu Kenyataannya
service

Jakarta

Seorang perempuan bernama Clélia Verdier mendadak menjadi sorotan publik karena kisah hidupnya yang tidak biasa, Bunda. Ia mengaku memiliki ingatan yang sangat jelas tentang dirinya yang melahirkan anak kembar tiga.

Tidak hanya itu, ia bahkan merasakan momen sakit saat persalinan hingga kebahagiaan saat pertama kali memeluk bayi-bayinya. Namun kenyataannya justru jauh berbeda dari apa yang ia rasakan. Selama itu, ia sebenarnya sedang berada dalam kondisi koma.

Saat akhirnya sadar, Clélia harus menghadapi kenyataan yang mengejutkan. Semua pengalaman sebagai seorang ibu ternyata tidak pernah terjadi di kehidupannya, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Kisah perempuan yang mengira menjadi ibu selama koma

Mengutip dari laman MSN, Clélia sempat mengonsumsi obat-obatan dalam jumlah yang besar pada Juni 2025. Setelah itu, ia pun dinyatakan dalam kondisi koma selama sekitar tiga minggu.

Clélia mengaku bahwa selama koma ia mengalami mimpi dan halusinasi, Bunda. Karena tidak menyadari bahwa dirinya sedang koma, semua yang ia alami terasa seperti kenyataan.

Salah satu mimpi yang paling membekas adalah saat ia merasa menjadi seorang ibu. Dalam mimpi tersebut, ia merasakan emosi yang begitu kuat seolah benar-benar menjalani kehidupan tersebut.

“Saya bisa merasakan banyak hal. Ketika saya bermimpi tentang melahirkan, saya merasakan stres. Saya juga merasakan banyak rasa sakit,” ujarnya.

“Dalam mimpi ini, saya melahirkan anak kembar tiga, yang saya beri nama Mila, Miles, dan Maïlée. Maïlée meninggal tak lama setelah lahir. Saya merasa sangat sedih dan diliputi rasa bersalah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Clélia juga sempat mengingat momen pertama kali melakukan kontak kulit dengan bayinya dalam mimpi tersebut, Bunda. Ia pun merasakan cinta yang begitu besar saat itu.

“Saat itulah mereka memberi tahu saya bahwa mereka tidak ada. Itu mengejutkan. Saya sangat yakin itu nyata sehingga saat pertama kali bertemu orang tua saya lagi, saya memberi tahu mereka bahwa mereka adalah kakek-nenek,” tuturnya.

Meski hanya koma selama tiga minggu, ia merasa pengalaman dalam mimpinya berlangsung seperti tujuh tahun kehidupan.

Bahkan, ia merasa menyaksikan anak-anaknya tumbuh dan memiliki kepribadian masing-masing sebelum akhirnya sadar bahwa semuanya itu tidak nyata.

Wanita ini mengaku masih sulit melupakan pengalamannya menjadi ibu

Clélia mengaku kesulitan saat menerima kenyataan yang ia hadapi setelah sadar dari komanya. Hingga kini, ia pun masih merindukan anak-anaknya, Bunda.

“Sekarang saya merasa sangat terasing dari orang lain. Saya masih merindukan [putri-putri saya] hingga hari ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa meski semua itu hanyalah mimpi, pengalaman tersebut terasa nyata baginya. Bahkan, ia merasa dirinya benar-benar pernah menjadi seorang ibu dalam dunia yang ia rasakan saat koma.

“Aku hidup sebagai seorang ibu, meskipun itu hanya mimpi, dengan semua yang ku rasakan dan alami, aku akan selalu menjadi ibu mereka. Itu satu-satunya kenyataan bagiku untuk sementara waktu,” katanya.

Clélia pun masih berharap suatu hari ia nanti bisa memiliki anak di kehidupannya. Namun, ia merasa pengalaman dalam ‘mimpi’ itu akan tetap memiliki tempat tersendiri di hatinya.

Kisah serupa ternyata juga pernah dialami orang lain, Bunda. Salah satunya adalah Caroline Leavitt yang menuliskan pengalamannya di Psychology Today yang berjudul In a Coma, I Dreamed a Whole Other Life.

“Saat aku bangun, rasanya seperti seseorang menarikku dengan kasar dari satu dunia yang ku kenal ke dunia lain, seolah-olah aku berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain,” tulisnya.

“Aku mulai bercerita kepada suamiku, Jeff, kepada teman-temanku Nancy dan Lindy, yang selalu duduk di sisiku setiap hari, bahwa aku telah tinggal di kota khayalan ini, dan bahwa itu, yah, luar biasa,” sambungnya.

Demikian kisah seorang wanita yang sempat menjalani kehidupan sebagai ibu selama koma, hingga harus merasakan kesedihan saat menyadari semuanya tidak pernah benar-benar terjadi.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.