Tue,25 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Makam Radin Inten II, Peristirahatan Terakhir Pahlawan Muda Lampung yang Gugur Melawan Belanda

Makam Radin Inten II, Peristirahatan Terakhir Pahlawan Muda Lampung yang Gugur Melawan Belanda

makam-radin-inten-ii,-peristirahatan-terakhir-pahlawan-muda-lampung-yang-gugur-melawan-belanda
Makam Radin Inten II, Peristirahatan Terakhir Pahlawan Muda Lampung yang Gugur Melawan Belanda
service

Dok. Makam Pahlawan Nasional Raden Intan II & Benteng Cempaka (Google Maps)


Ada seorang pemimpin perlawanan di Lampung yang gugur pada usia 22 tahun, dan namanya kini diabadikan sebagai nama bandara utama provinsi.

Radin Inten II, atau Raden Intan II Gelar Kusuma Ratu, adalah pahlawan nasional yang lahir pada 1834 dan meninggal pada 5 Oktober 1856 di Negara Ratu, Lampung, setelah bertahun-tahun memimpin perlawanan bersenjata melawan kolonial Belanda.

Makamnya terletak di Desa Gedungharta, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, di kawasan yang dikenal dengan nama Benteng Cempaka, sekitar 18 km dari Kota Kalianda.

Tidak banyak pahlawan nasional Indonesia yang punya situs makam sekaligus berfungsi sebagai destinasi wisata sejarah yang aktif dikunjungi, baik oleh peziarah dari Lampung maupun dari luar Sumatera.

Kawasan ini menawarkan lebih dari sekadar makam: ada tugu, bekas benteng pertahanan, museum mini dengan koleksi peninggalan Radin Inten II, serta pemandangan Gunung Rajabasa yang di lerengnya masih tersisa jejak kubu pertahanan dari masa perjuangan.

Bagi Kawan GNFI yang berminat pada wisata sejarah dan ziarah, Makam Radin Inten II adalah destinasi yang memberikan konteks langsung tentang perjuangan kemerdekaan di wilayah Lampung yang sering luput dari sorotan sejarah nasional.

Sekilas Mengenai Radin Inten II dan Kawasan Makam

Radin Inten II adalah keturunan Fatahillah, tokoh besar Kesultanan Demak yang berperan penting dalam penyebaran Islam di tanah Jawa, dari pernikahannya dengan Putri Sinar Alam dari Keratuan Pugung.

Melalui garis keturunan ini, Radin Inten II memiliki keterkaitan darah dengan Kesultanan Banten yang berjaya pada abad ke-16, serta Kesultanan Aceh.

Ia mulai memimpin perlawanan terhadap Belanda sejak usia yang sangat muda, mengorganisir pertahanan di kawasan perbukitan Lampung Selatan termasuk di lereng Gunung Rajabasa.

Gunung Rajabasa yang terlihat jelas dari kawasan makam ini menyimpan bukti fisik perjuangan tersebut.

Di lereng-lerengnya masih tersisa bekas benteng dan kubu pertahanan yang menjadi saksi langsung bagaimana Radin Inten II membangun sistem pertahanan rakyat untuk menghadapi pasukan Belanda.

Sementara di kawasan makam itu sendiri, gundukan tanah di belakang tugu Radin Inten II yang terlihat saat pertama kali memasuki gerbang dipercaya sebagai sisa dari benteng pertahanan yang digunakan semasa hidupnya.

Haul Radin Inten II diperingati setiap tanggal 5 Oktober, bertepatan dengan tanggal gugurnya, dan menjadi momen paling ramai dalam setahun di kawasan makam ini.

Berbagai kegiatan doa bersama dan penghormatan digelar, menghadirkan peziarah dari berbagai daerah bahkan dari luar Sumatera.

Daya Tarik Utama Makam Radin Inten II

Memasuki kawasan makam, pengunjung pertama kali disambut oleh tugu Radin Inten II yang berdiri kokoh di depan gerbang.

Di belakang tugu tersebut terlihat gundukan tanah yang dipercaya sebagai sisa benteng pertahanan, memberikan dimensi historis yang kuat bahkan sebelum memasuki area makam utama.

Area makam sendiri tertata rapi dan terawat, dengan pemandangan ke arah Gunung Rajabasa yang menjadi latar geografis yang bermakna, karena gunung itu sendiri adalah bagian dari panggung sejarah perjuangan Radin Inten II.

Museum mini di kawasan makam menyimpan berbagai benda peninggalan Radin Inten II semasa hidupnya, menawarkan kesempatan untuk memahami sosok pahlawan ini secara lebih dekat dan konkret, tidak hanya dari teks buku sejarah.

Kunjungan ke kawasan ini bisa dikombinasikan dengan wisata alam di sekitarnya, mengingat Kecamatan Penengahan berada di kawasan yang kaya dengan keindahan alam Lampung Selatan.

Gunung Rajabasa juga dapat dijadikan destinasi lanjutan bagi yang ingin melihat langsung sisa-sisa jejak pertahanan di lerengnya.

Akses Menuju Makam Radin Inten II

Makam Radin Inten II terletak di Desa Gedungharta, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, sekitar 18 km dari pusat Kota Kalianda.

Dari arah Bandar Lampung, rute yang bisa diikuti adalah menuju perempatan Gayam kemudian belok kanan menemui jalan kampung.

Setelah itu akan ditemukan pertigaan dan ambil arah sebelah kanan. Tidak jauh dari situ, lokasi makam berada tepat di sebelah kanan jalan.

Dari Bandar Lampung, total perjalanan membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam tergantung kondisi lalu lintas, melewati jalur Lampung Selatan yang sebagian besar sudah beraspal baik.

Kendaraan roda dua maupun roda empat bisa digunakan. Tidak tersedia angkutan umum langsung menuju kawasan makam, sehingga kendaraan pribadi atau sewa menjadi pilihan paling praktis.

Jam Operasional dan Harga Tiket

Kawasan Makam Radin Inten II terbuka setiap hari untuk umum.

Sebagai situs ziarah dan wisata sejarah yang dikelola pemerintah daerah, tidak ada tiket masuk yang dikenakan kepada pengunjung. Namun sumbangan sukarela untuk pemeliharaan kawasan selalu disambut baik.

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hingga sore hari. Jika Kawan ingin merasakan suasana kawasan yang paling khidmat dan ramai, datanglah saat peringatan Haul Radin Inten II setiap tanggal 5 Oktober.

Fasilitas yang tersedia di kawasan ini meliputi area parkir, tugu, museum mini, musala, dan toilet.

Ayo Berkunjung ke Makam Radin Inten II!

Makam Radin Inten II adalah destinasi yang tepat untuk Kawan GNFI yang ingin mengenal lebih dekat sosok pahlawan Lampung yang perjuangannya kerap luput dari perhatian buku-buku sejarah nasional.

Datanglah dengan niat menghormati, luangkan waktu di museum mini, dan berdiri sejenak menghadap Gunung Rajabasa sambil membayangkan betapa beraninya seorang pemuda usia 22 tahun memimpin perlawanan bersenjata di lereng gunung itu.

Selamat berziarah, Kawan!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.