Tue,4 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Mengapa Gairah Seksual dapat Berkurang atau Hilang?

Mengapa Gairah Seksual dapat Berkurang atau Hilang?

mengapa-gairah-seksual-dapat-berkurang-atau-hilang?
Mengapa Gairah Seksual dapat Berkurang atau Hilang?
service

Mubadalah.id – Banyak hal, termasuk kondisi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dapat mengurangi bahkan menghilangkan gairah seksual, baik pada laki-laki maupun perempuan.

Misalnya, ketika kehidupan terasa menyenangkan dan penuh semangat—seperti saat baru memulai hubungan dengan seseorang atau mendapatkan pekerjaan baru yang menarik—gairah seksual seseorang bisa meningkat. Namun, gairah tersebut dapat berkurang atau hilang apabila:

Pertama, merasa tertekan, kelelahan karena pekerjaan berat, kekurangan makanan, sedang sakit, atau baru melahirkan.

Kedua, tidak menyukai atau memiliki masalah dengan pasangan. Ketiga, takut ada orang lain yang melihat atau mendengar saat melakukan hubungan seksual. Keempat, takut hamil atau khawatir tertular penyakit.

Ketika gairah seksual berkurang, tubuh perempuan biasanya memproduksi lebih sedikit cairan pelumas alami pada vagina.

Jika hubungan seksual tetap dipaksakan dalam kondisi seperti ini, kemungkinan besar akan menimbulkan rasa sakit atau tidak nyaman. Karena itu, vagina perlu mendapatkan pelumasan yang cukup sebelum melakukan hubungan seksual.

Sementara itu, pada laki-laki, berkurangnya gairah seksual dapat menyebabkan penis sulit mengeras atau mempertahankan ereksi. Kondisi ini terkadang menimbulkan rasa malu, yang justru dapat membuat seseorang semakin sulit mengalami ereksi pada kesempatan berikutnya.

Apabila salah satu pasangan sedang bergairah sementara yang lain tidak, cobalah untuk saling memahami dan membicarakannya secara terbuka serta jujur. Hubungan seksual sebaiknya dilakukan ketika kedua belah pihak sama-sama menginginkannya.

Selain itu, pasangan dapat bersama-sama mencari cara yang dapat membantu membangkitkan gairah seksual sehingga hubungan yang terjalin tetap nyaman dan menyenangkan bagi keduanya. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 246.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.