Wed,20 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Menyoal Selundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina, Aksi Bertahun-tahun Baru Terungkap

Menyoal Selundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina, Aksi Bertahun-tahun Baru Terungkap

menyoal-selundupan-760-botol-merkuri-ke-filipina,-aksi-bertahun-tahun-baru-terungkap
Menyoal Selundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina, Aksi Bertahun-tahun Baru Terungkap
service

  Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Tanjung Priok gagalkan penyelundupan 760 botol merkuri ilegal ke Filipina, penghujung April lalu. Modusnya, peti kemas berisi merkuri pelaku laporkan sebagai tekstil. Komisaris Besar Victor Dean Mackbon,  Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengatakan, kasus ini terungkap di Pos Pemeriksaan Bea dan KPU Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara. Unit II Subdit IV Tindak Pidana Tertentu Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Tanjung Priok mendapati peti kemas tujuan Takasi Kin Hardware Trading di Room 369, Manila, Filipina. Temuan berawal dari pemeriksaan awal Bea Cukai yang menemukan ketidaksesuaian antara dokumen ekspor dengan muatan barang di dalam peti kemas. “Merkuri tersebut dikirim ke Filipina menggunakan dokumen kepabeanan yang dimanipulasi, sehingga muatannya seolah-olah berupa tekstil, pakaian, dan karpet,” kata Victor kepada Mongabay, Sabtu(16/5/26). Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan 760 botol berisi cairan berwarna perak dengan label “Mercury Gold 1 kg.” Botol-botol itu tersimpan dalam selongsong karton dan terselip di antara 145 gulungan karpet. Modus pelaku ialah menyembunyikan merkuri di dalam gulungan karpet agar tak terdeteksi. Ratusan botol merkuri itu adalah milik tersangka berinisial MAL yang dipesan saudara AB, warga Filipina yang tinggal di Mani Forest, Davao. Berdasarkan hasil pengembangan penyidikan, MAL memperoleh merkuri dari tersangka H, sebagai penjual. Dari pengakuan para tersangka, praktik pengiriman merkuri ke Filipina sudah berlangsung sejak 2021. Dalam aksinya, MAL bertugas mencari sekaligus mengirimkan merkuri sesuai pesanan AB. Dari setiap kilogram penjualan merkuri, MAL memperoleh keuntungan sekitar Rp300.000, dengan omzet mencapai Rp2,7 juta per…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.