Wed,6 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Nasib Satwa Migran Kian Terancam Punah

Nasib Satwa Migran Kian Terancam Punah

nasib-satwa-migran-kian-terancam-punah
Nasib Satwa Migran Kian Terancam Punah
service

 Satwa liar spesies migran makin terancam, bahkan mendekati kepunahan. Konferensi Para Pihak XV Konvensi Spesies Migran (COP15 CMS) yang berlangsung di Brazil putuskan untuk meningkatkan perlindungan terhadap spesies migran. Total ada 40 spesies yang statusnya naik dalam status perlindungan dan masuk dalam Appendix I dan II. Puluhan spesies itu mencakup populasi burung, satwa liar akuatik, dan hewan darat. Appendix I adalah kelompok dengan spesies terancam punah yang perdagangannya dilarang penuh. Sementara Appendix II  masih memperbolehkan dengan ketentuan ketat. Menyusul kesepakatan ini, konvensi yang sudah berusia 47 tahun itu kini mencakup 1.200 spesies unik. Amy Fraenkael, Sekretaris Eksekutif CMS mengatakan, setengah dari spesies yang masuk daftar perlindungan sedang alami penurunan populasi. Dia pun lega karena pertemuan yang berlangsung akhir Maret itu menghasilkan kesepakatan untuk memperluas perlindungan hingga menyentuh hyena bergaris, burung hantu salju, berang-berang raksasa, hingga hiu martil besar. Menurut Amy, kesepakatan itu menunjukkan perhatian negara terhadap upaya perlindungan spesies semakin meningkat. Saat konvensi berlangsung, semua negara sepakat perlindungan harus lebih kuat dengan rencana yang lebih terarah dan matang. “Tak perlu menunggu pertemuan berikutnya. Pelaksanaan harus dimulai besok. Tugas kita sekarang adalah menjembatani kesenjangan antara apa yang telah kita sepakati dan apa yang terjadi di lapangan bagi hewan-hewan ini.” Spesies yang masuk perlindungan terkini itu, habitatnya mendiami wilayah-wilayah kunci seperti Amazon. Kondisi itu bisa terjadi, karena habitat terus berkurang luasannya, eksploitasi berlebihan, dan infrastruktur terbatas yang memicu penurunan populasi yang melintasi batas negara menjadi lebih cepat. Di luar hal tersebut, ancaman penurunan populasi dan degradasi habitat juga bisa terjadi karena ada…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.