Sun,30 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Polres Lumajang Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Penimbunan Solar yang di OTT Bupati

Polres Lumajang Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Penimbunan Solar yang di OTT Bupati

polres-lumajang-bakal-hentikan-penyidikan-kasus-dugaan-penimbunan-solar-yang-di-ott-bupati
Polres Lumajang Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Penimbunan Solar yang di OTT Bupati
service

Lumajang (beritajatim.com) – Kepolisian Resor Lumajang, Jawa Timur, bakal menghentikan proses penyidikan kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi.

Padahal, Polres Lumajang sempat membantah kabar yang menyebut pihaknya telah menghentikan penyidikan kasus dugaan penimbunan solar subsidi melalui penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, rencana penghentian penyidikan ini menjadi pertimbangan yang akan segera diambil.

Sebab, dari hasil pemeriksaan saksi maupun keterangan para ahli, penyidik tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kasus dugaan penimbunan solar tersebut.

“Jadi, terakhir itu hasil pemeriksaan dan keterangan ahli kalau dari segi pidana tidak ada,” terang Alex, Senin (11/5/2026).

Sebelumnya, Bupati Lumajang Indah Amperawati melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap terduga pelaku penimbunan solar subsidi pada 3 September 2025.

Operasi tangkap tangan dilakukan tepad di selatan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Labruk Lor, Kecamatan/Kabupaten Lumajang.

Saat itu, Satreskrim Polres Lumajang mengamankan seorang sopir truk berinisial UP (54) warga Kelurahan Jogoyudan, beserta barang bukti berupa truk dan tandon berisi 1.000 liter solar subsidi.

Selain itu, didapati juga belasan plat nomor dan barcode milik UP dalam operasi tangkap tangan yang diinisiasi Bupati Lumajang tersebut.

Menurut Alex, meski terdapat pelanggaran beserta barang bukti yang ditemukan saat proses OTT, pihaknya tidak bisa melakukan penahanan terhadap UP.

Hal itu lantaran pelanggaran yang dilakukan UP, disebut hanya bersifat administratif dan perorangan.

“Administratif itu mungkin ada, karena ini perorangan ya itu tidak mengikat yang lain. Namun dari aspek pemenuhan unsur pidananya belum terjadi sehingga kita tidak melakukan upaya paksa, sesuai dengan prosedur memang tidak dapat dilakukan penahanan,” tambah Alex.

Meski begitu, UP masih diikat dengan kewajiban wajib lapor untuk mencegah adanya pelanggaran serupa.

Selanjutnya, dalam waktu dekat, Polres Lumajang berencana akan segera melakukan gelar penghentian perkara terkait kasus dugaan penimbunan solar subsidi.

“Saat ini terakhir hasil pemeriksaan dari ahli itu memang menyatakan pidana tidak terjadi ya kita tinggal menggelar perkarakan untuk segera kita hentikan karena semua sama di mata hukum,” ungkap Alex. (has/ted) 

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.