Sun,2 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Saling Berbalas Kecaman, Giliran Iran Tetapkan Militer Uni Eropa Sebagai Teroris Dunia

Saling Berbalas Kecaman, Giliran Iran Tetapkan Militer Uni Eropa Sebagai Teroris Dunia

saling-berbalas-kecaman,-giliran-iran-tetapkan-militer-uni-eropa-sebagai-teroris-dunia
Saling Berbalas Kecaman, Giliran Iran Tetapkan Militer Uni Eropa Sebagai Teroris Dunia
service

Arina.idIran tidak tinggal diam setelah Uni Eropa (UE) menetapkan Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai teroris dunia. Iran, kini berbuat hal yang sama, yakni balik menetapkan angkatan bersenjata Uni Eropa sebagai organisasi teroris dunia juga.

Sikap Iran ini kemudian membuat marah sejumlah negara anggota UE, salah satu yang merespons adalah Jerman. Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul, mengecam sikap Iran tersebut pada Minggu 1 Februari 2026.

Dlaporkan Anadolu, mengutip dari DPA International, Wadephul menilai tindakan balasan Iran itu tidak akan mengubah sikap Jerman terhadap keputusan UE terkait IRGC.

Sebelumnya, Ketua Parlemen Iran menyatakan angkatan bersenjata negara-negara Eropa dianggap sebagai “organisasi teroris” berdasarkan hukum Iran dan memperingatkan bahwa Uni Eropa akan menanggung konsekuensinya.

Wadephul menilai respons Iran tidak berdasar dan bermotif politik, serta menyebut penetapan IRGC oleh Uni Eropa sebagai langkah tepat yang telah lama tertunda karena IRGC dianggap telah menindas protes damai, mengeksekusi oposisi, dan mengekspor terorisme.

“Mereka yang menindas protes damai, mengeksekusi oposisi, dan menyebarkan teror ke Eropa tidak bisa mengalihkan kritik dengan manuver politik,” kata Wadephul.

Ia juga menegaskan kembali dukungan politik Jerman bagi rakyat Iran yang menginginkan “kehidupan yang lebih baik.”

Sebelumnya, Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Kaja Kallas mengatakan para menteri luar negeri Uni Eropa sepakat memasukkan IRGC ke dalam daftar organisasi teroris, seraya menegaskan bahwa penindasan di Iran “tidak bisa dibiarkan tanpa respons.”

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mendukung kesepakatan tersebut dan menyebutnya sebagai langkah yang “sudah lama tertunda.”

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.