Sat,5 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Stygiomedusa gigantea: Ubur-ubur Hantu Raksasa Sepanjang Bus TransJakarta Ditemukan di Tebing Bawah Laut

Stygiomedusa gigantea: Ubur-ubur Hantu Raksasa Sepanjang Bus TransJakarta Ditemukan di Tebing Bawah Laut

stygiomedusa-gigantea:-ubur-ubur-hantu-raksasa-sepanjang-bus-transjakarta-ditemukan-di-tebing-bawah-laut
Stygiomedusa gigantea: Ubur-ubur Hantu Raksasa Sepanjang Bus TransJakarta Ditemukan di Tebing Bawah Laut
service

Misteri laut dalam kembali terungkap melalui ekspedisi ilmiah yang dilakukan oleh Schmidt Ocean Institute di lepas pantai Argentina pada awal Februari 2026. Menggunakan kendaraan bawah laut ROV SuBastian, tim ilmuwan berhasil mengabadikan sosok Stygiomedusa gigantea atau ubur-ubur hantu raksasa di kedalaman 250 meter dalam kawasan tebing bawah laut Colorado-Rawson. Makhluk ini memiliki empat lengan mulut menyerupai pita panjang yang dapat membentang hingga 10 meter. Ukuran tersebut hampir menyamai panjang satu armada bus TransJakarta tipe tunggal yang sering kita temui di jalanan ibu kota.

Keheningan sempat menyelimuti ruang kendali kapal riset R/V Falkor  saat kamera robotik menangkap bayangan ubur-ubur ini muncul di layar monitor. Dr. María Emilia Bravo, ahli biologi laut dari University of Buenos Aires yang memimpin penyelaman tersebut, menggambarkan momen itu sebagai campuran antara kegembiraan dan ketidakpercayaan. Kehadirannya yang halus sekaligus megah di lingkungan ekstrem sangat mengejutkan para peneliti. Bahkan, operator robot bawah laut harus bermanuver dengan sangat hati-hati agar tidak mengganggu lengan panjang sang ubur-ubur yang melambai di kegelapan.

Sejarah Panjang di Kedalaman

Meskipun spesimen pertamanya berhasil dikumpulkan pada tahun 1899, dunia ilmu pengetahuan membutuhkan waktu 60 tahun hingga akhirnya mengakui makhluk ini sebagai spesies yang sah. Selama satu abad terakhir, ubur-ubur hantu raksasa hanya terdokumentasikan sekitar 100 kali di seluruh dunia. Sebagian besar catatan masa lalu berasal dari spesimen yang ditemukan mati dalam jaring pukat harimau, sehingga sulit bagi ilmuwan untuk memahami perilaku asli mereka di alam liar. Baru setelah teknologi robot bawah laut berkembang, manusia bisa melihat keindahan utuh makhluk ini di habitat aslinya.

Steve Haddock, ahli biologi laut dari Monterey Bay Aquarium Research Institute, mencatat bahwa sering kali orang berasumsi spesies laut dalam yang belum terpetakan adalah hewan kecil yang tersembunyi. Namun, Stygiomedusa gigantea mematahkan asumsi tersebut. Makhluk ini memiliki ukuran yang setara dengan cumi-cumi raksasa namun selama ini berhasil lolos dari perhatian manusia. Bagian payung atau belnya dapat tumbuh hingga diameter satu meter yang menjadikannya salah satu invertebrata predator terbesar di samudra.

Stygiomedusa gigantea, yang dikenal luas sebagai ubur-ubur hantu raksasa, terdokumentasi di Atlantik Selatan pada kedalaman 250 meter.Kredit: ROV SuBastian/Schmidt Ocean Institute

Berbeda dengan jenis ubur-ubur pada umumnya, Stygiomedusa gigantea tidak memiliki tentakel halus yang menyengat. Ia mengandalkan empat lengan mulut yang sangat lebar dan elastis menyerupai tirai panjang. Lengan ini digunakan untuk menjerat mangsa berupa plankton serta ikan-ikan kecil yang kemudian ditarik perlahan menuju mulutnya. Menariknya, ubur-ubur ini juga menjalin hubungan simbiosis dengan beberapa jenis ikan tertentu yang sering terlihat berenang bebas di sekitar lengan atau di bawah payungnya tanpa terkena bahaya.

Temuan Penting Lainnya dan Ancaman Polusi

Ekspedisi ini juga mengungkap kekayaan hayati lainnya di landas kontinen Argentina. Tim peneliti mengidentifikasi terumbu karang Bathelia candida terbesar yang pernah tercatat dengan luas mencapai 0,4 kilometer persegi. Selain itu, ditemukan pula 28 spesies baru mulai dari cacing laut hingga anemon. Salah satu fenomena langka yang terdokumentasi adalah whale fall atau jatuhnya bangkai paus ke dasar laut yang menjadi sumber nutrisi bagi komunitas pemakan bangkai seperti hiu dan kepiting di kegelapan abisal.

Salah satu fenomena langka yang terdokumentasi adalah whale fall atau jatuhnya bangkai paus ke dasar laut yang menjadi sumber nutrisi bagi komunitas pemakan bangkai Kredit: ROV SuBastian/Schmidt Ocean Institute

Namun, keindahan ini dibayangi oleh dampak aktivitas manusia. Para peneliti menemukan sampah plastik, jaring ikan, hingga kaset video VHS di dasar laut yang sangat terpencil. Penemuan ini menjadi peringatan keras bagi dunia internasional bahwa wilayah yang paling terisolasi sekalipun tidak luput dari polusi. Keberadaan ubur-ubur hantu sepanjang bus TransJakarta ini menjadi bukti nyata bahwa kekayaan hayati samudra harus dijaga dengan kebijakan perlindungan laut lepas yang lebih ketat sebelum kerusakan permanen terjadi.

Kredit

Topik

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.