Fri,10 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Virus Nipah Merebak, Ancaman Tersembunyi Deforestasi

Virus Nipah Merebak, Ancaman Tersembunyi Deforestasi

virus-nipah-merebak,-ancaman-tersembunyi-deforestasi
Virus Nipah Merebak, Ancaman Tersembunyi Deforestasi
service

Sejumlah bandara di Asia memperketat pemeriksaan kedatangan penumpang, menyusul ditemukannya dua kasus virus Nipah (NiV) baru di India. Otoritas penerbangan Malaysia mengimbau para pelancong mengenakan masker, merencanakan perjalanan bertanggung jawab, dan mencari pertolongan medis jika merasa tidak sehat. Kementerian Kesehatan setempat meningkatkan pengawasan di semua titik masuk internasional. Singapura menyiapkan pemeriksaan suhu untuk penumpang yang berasal dari negara terkena dampak virus Nipah. Menteri Kesehatan Singapura melalui unggahan di media sosial memperingatkan warga untuk waspada karena wabah mematikan ini bisa terjadi dari waktu ke waktu di berbagai belahan dunia. Thailand menempatkan pesawat yang tiba dari daerah terinfeksi Nipah di area parkir khusus, dan Nepal yang berbatasan dengan India memperketat pengawasan terhadap pelancong. Kekhawatiran muncul usai dua kasus penyakit virus Nipah terbaru itu dilaporkan terjadi di Benggala Barat, India, akhir Desember 2025 lalu. Dua petugas kesehatan terinfeksi virus, dan hampir 200 orang diperiksa. “Kasus infeksi virus Nipah pertama kali dilaporkan tahun 1998 dan sejak itu dilaporkan di Bangladesh, India, Malaysia, Filipina dan Singapura. Tingkat kematian kasus diperkirakan mencapai 40-75 persen,” ungkap WHO, dalam situs resminya. Indonesia tidak dimasukkan sebagai negara yang memiliki kasus. Namun saat ini, tidak ada obat atau vaksin tersedia untuk virus Nipah. Meski beberapa produk kandidat sedang dalam pengembangan. Perawatan suportif intensif dini dapat meningkatkan kelangsungan hidup, menurut WHO. Laporan WHO menyebutkan, sejak 17 Mei hingga 12 Juli 2025, pemerintah India telah mengumumkan terjadinya 4 kasus infeksi virus Nipah yang menyebabkan 2 orang meninggal. Lebih dari 700 orang diketahui melakukan kontak dengan pasien atau yang terkait kasus virus Nipah.…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.