Sun,2 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Zohran Mamdani Ungkap Musisi Favorit, Rapper Pakistan Shamoon Ismail Masuk Playlist Pribadinya

Zohran Mamdani Ungkap Musisi Favorit, Rapper Pakistan Shamoon Ismail Masuk Playlist Pribadinya

zohran-mamdani-ungkap-musisi-favorit,-rapper-pakistan-shamoon-ismail-masuk-playlist-pribadinya
Zohran Mamdani Ungkap Musisi Favorit, Rapper Pakistan Shamoon Ismail Masuk Playlist Pribadinya
service

Arina.id– Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengungkapkan bahwa rapper asal Pakistan, Shamoon Ismail, menjadi salah satu musisi yang paling sering ia dengarkan dalam beberapa tahun terakhir. Pengakuan itu disampaikannya saat berbincang dengan majalah Rolling Stone, ketika membahas peran musik dalam kehidupannya.

Dalam wawancara tersebut, Mamdani membeberkan daftar musisi yang mengisi playlist pribadinya. Selera musiknya terbilang beragam, mulai dari musisi Uganda, Pakistan, hingga Amerika Serikat.

“Saya juga mendengarkan rapper asal Pakistan bernama Shamoon Ismail. Saya sudah mengikuti musiknya selama beberapa tahun, dan belakangan ini saya semakin sering mendengarkan karya-karyanya,” ujar Mamdani.

Politikus berusia 34 tahun itu mengatakan musik memiliki arti yang jauh lebih dalam daripada sekadar hiburan. Baginya, musik menjadi cara untuk memahami dunia sekaligus memahami posisinya di tengah masyarakat.

Musik adalah bagian dari cara saya memahami dunia dan memahami posisi saya di dalamnya,” katanya.

Mamdani juga mengenang masa kecilnya di New York. Salah satu kenangan yang paling membekas adalah kebiasaannya mengunjungi toko musik legendaris Tower Records, yang saat itu dipenuhi ribuan album dalam format CD.

“Saya sangat senang pergi ke Tower Records. Di sana ada lantai-lantai yang dipenuhi begitu banyak CD. Entah mengapa, pada masa itu saya sangat menyukai The Offspring,” tuturnya.

Selain itu, ia mengenang bagaimana pertama kali mengenal sejumlah musisi populer seperti Jay-Z dan grup musik elektronik Eiffel 65. Album The Blueprint milik Jay-Z menjadi salah satu koleksi awal yang ia miliki, meski versi yang diterimanya merupakan edisi yang telah disensor.

Ia juga mengingat pengalaman membeli CD bajakan yang dijual di luar Tower Records, termasuk album Europop milik Eiffel 65.

Lahir di Uganda dari keluarga keturunan Asia Selatan dan Afrika Timur, Mamdani mengaku tetap memiliki kedekatan emosional dengan musik dari tanah kelahirannya. Salah satu grup yang masih sering ia dengarkan adalah duo asal Uganda, Radio & Weasel, yang pernah mendominasi tangga lagu di negara tersebut selama bertahun-tahun.

Sementara ketika ingin menikmati suasana yang lebih reflektif, Mamdani memilih mendengarkan penyanyi country Amerika, Kacey Musgraves.

Kecintaannya pada musik juga pernah menjadi sorotan saat meraih kemenangan dalam pemilihan Wali Kota New York pada 2025. Kala itu, ia menutup pidato kemenangannya dengan lagu ikonik Bollywood “Dhoom Machale”, sementara kedua orang tuanya dan sang istri berjalan naik ke atas panggung.

Dalam wawancara sebelumnya, Mamdani juga mengungkapkan kekagumannya terhadap rapper India-Amerika Himanshu Suri, yang lebih dikenal dengan nama panggung Heems. Ia menyebut Heems telah menjadi salah satu musisi favoritnya jauh sebelum memutuskan terjun ke dunia politik.

Keterbukaan Mamdani membicarakan selera musiknya mendapat respons positif dari banyak penggemar. Perpaduan musisi dari berbagai genre dan negara—mulai dari Jay-Z, Kacey Musgraves, Radio & Weasel, hingga Shamoon Ismail—dinilai mencerminkan latar belakang multikulturalnya sekaligus memperkenalkan publik kepada sejumlah musisi yang sebelumnya kurang dikenal.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.