Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Limbah Minyak Mentah Cemari Lagi Laut Kepri

Limbah Minyak Mentah Cemari Lagi Laut Kepri

limbah-minyak-mentah-cemari-lagi-laut-kepri
Limbah Minyak Mentah Cemari Lagi Laut Kepri
service

Dengan supitnya, seekor kepiting bakau mengusap limbah minyak mentah yang menutupi matanya. Tak hanya mata. Minyak hitam pekat itu nyaris menutupi sekujur tubuh biota dengan nama latin Scylla itu. Pemandangan itu terekam dalam video yang Marc Thalman kepada Mongabay. Pengelola Mutiara Beach Resort, itu juga mengirimkan video lain yang memperlihatkan pemandangan pesisir Pantai Timur Bintan, Kepulauan Riau,  tercemari minyak hitam. Hingga kini otoritas pun belum mengetahui penyebab cemaran minyak hitam itu. Marc ceritakan, seorang pengunjung resort pertama kali temukan cemaran minyak hitam itu pada 28 Januari 2026 yang lantas melaporkannya padanya. “Kami langsung cek malam itu ke pantai, pantai tidak bisa lagi digunakan, sudah rusak,” katanya menggambarkan kondisi pantai yang telah tercemar. Menyusul temuan itu, Marc kemudian menginformasikan kepada warga sekitar. Saat  penyisiran keesokan harinya, warga temukan puluhan karung berisi minyak mentah mengambang dan mencemari perairan sekitar. Beberapa di antaranya terbawa ombak hingga terdampar di pantai. Marc mengatakan, para pengunjung resort banyak keluhkan bau menyengat dari limbah minyak mentah itu. Beberapa di antara mereka mengaku pusing mencium aroma itu. “Ada tamu saya yang memutuskan keluar dari resort, karena bau minyak itu terbawa sampai ke kamar resort.” Dia berharap otoritas terkait segera menangani persoalan ini. Jika tidak, selain dampak lingkungan, dia khawatir akan berdampak pada okupansi resort. Terlebih, peristiwa itu terjadi jelang akhir pekan, dimana banyak wisatawan yang berwisata. “Jangan sampai akibat kondisi pencemaran ini tamu kita tidak jadi menginap,” kata Marc. Seorang warga menunjukkan karung berisi limbah minyak mentah di Pesisir Bintan. Foto: Yogi Eka Sahputra/Mongabay Indonesia. Bukan kali pertama …This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.