Sat,30 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Menanti Sanksi Tegas Kasus Kolam Limbah Nikel di Morowali

Menanti Sanksi Tegas Kasus Kolam Limbah Nikel di Morowali

menanti-sanksi-tegas-kasus-kolam-limbah-nikel-di-morowali
Menanti Sanksi Tegas Kasus Kolam Limbah Nikel di Morowali
service

Pemerintah tengah melakukan kajian terhadap PT QMB New Energy, salah satu perusahaan yang beroperasi di  kawasan industri nikel, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah (Sulteng). Langkah itu pemerintah ambil menyusul berbagai insiden yang merenggut korban jiwa, teranyar soal longsor di kolam limbah. Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup katakan, ada beberapa hal yang jadi fokus kajian pemerintah. Salah satunya, dua kali kecelakaan kerja yang menyebabkan korban jiwa di QMB. Selain itu, kajian juga berdasarkan  kekhawatiran terhadap kondisi kerja dan kegiatan tanpa izin, termasuk penimbunan tailing. Sebelumnya, pada 20 Februari lalu, longsor teradi di wilayah IMIP yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah alat berat tertimbun di area dumping limbah QMB. Insiden itu bukan kali pertama setelah di tahun sebelumnya peristiwa serupa juga terjadi. Hanif berjanji  ambil tindakan tegas menyusul kejadian itu. “Jadi,  saya akan mengenakan perdata, pidana, dan pencabutan persetujuan lingkungannya, karena sudah dua kali dia menyebabkan kematian,” katanya, mengutip Antara. Dalam berita Mongabay sebelumnya, Dedy Kurniawan, Head of Media Relations Department IMIP menjelaskan, longsoran pada Rabu (18/2/26) pukul 14.00 WITA itu terjadi di area dumpingan limbah QMB, salah satu tenant di kawasan IMIP. “Penyebab sementara diduga karena kondisi tanah pada area bawah yang lembek. Beberapa unit excavator, bulldozer, dump truck ikut terbawa longsoran,” katanya, mengutip CNBC. Menyusul kejadian itu, tim Quick Response Center (QRC) di lapangan langsung menghentikan aktivitas di area itu dan mengevakuasi para pekerja ke titik aman. Saat ini, lokasi kejadian telah terpasang barikade sambil menunggu proses investigasi dari Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.