Sun,23 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Setelah Udang, Kini Cengkih Indonesia Terpapar Radioaktif

Setelah Udang, Kini Cengkih Indonesia Terpapar Radioaktif

setelah-udang,-kini-cengkih-indonesia-terpapar-radioaktif
Setelah Udang, Kini Cengkih Indonesia Terpapar Radioaktif
service

  Belum usai menangani masalah cemaran zat radioaktif Cesium 137 (Cs-137) berawal dari udang beku, kini Food and Drug Administration (FDA),  Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menemukan jejak zat serupa pada sampel cengkih asal Indonesia. FDA menyatakan,  perusahaan itu telah mendatangkan sekitar 200.000 kilogram cengkih ke AS sepanjang 2025. PT NJS baru bisa mengekspor cengkih kembali setelah dapat memberikan bukti memadai bahwa kondisi yang menyebabkan pelanggaran telah selesai. Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) mengatakan, telah menurunkan tim untuk mengecek langsung ke PT NJS di Surabaya. Yuyun Ismawati, Co–Chair International Pollutants Elimination Network (IPEN) mengatakan, pemerintah harus telusuri sumber Cs-137 dalam cengkih ekspor NJS. Dugaannya, Cs-137 dalam cengkih itu dari sekitar perusahaan tempat mengemas atau dari kebun. Cs-137 bukan dari alam tetapi isotop buatan manusia dari fisi nuklir dan ada di lingkungan melalui uji coba senjata nuklir dan kecelakaan reaktor nuklir. Pemerintah memberi keleluasaan bagi perusahaan untuk mengimpor limbah, termasuk logam bekas yang berpotensi terkontaminasi radioaktif Caesium-137. Menurut data UN Comtrade, pada Januari-September 2025 negara-negara seperti China, Hongkong, Jepang, Australia, Amerika Serikat, dan Inggris banyak mengekspor logam bekas ke Indonesia.     Belum usai menangani masalah cemaran zat radioaktif Cesium 137 (Cs-137) berawal dari udang beku, kini Food and Drug Administration (FDA),  Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menemukan jejak zat serupa pada sampel cengkih asal Indonesia. Laporan resmi FDA menyebut, produk cengkih itu terdeteksi berasal PT Natural Java Spice (NJS), perusahaan pengolah rempah beralamat di Surabaya, Jawa Timur. FDA memeriksa sampel…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.