Thu,23 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. ‘Ular Berkepala Dua’: Siasat Bertahan Ular Piton Calabar

‘Ular Berkepala Dua’: Siasat Bertahan Ular Piton Calabar

‘ular-berkepala-dua’:-siasat-bertahan-ular-piton-calabar
‘Ular Berkepala Dua’: Siasat Bertahan Ular Piton Calabar
service

Berbagai spesies ular memiliki cara berbeda untuk menghindari predator, mulai dari kamuflase warna tubuh, gerakan cepat menghindar, hingga bentuk tubuh yang menyerupai bagian tubuh lain untuk mengecoh serangan. Salah satu contoh strategi terakhir ditemukan pada piton Calabar (Calabaria reinhardtii), ular yang hidup di hutan hujan Afrika Barat dan Tengah. Piton Calabar memiliki bentuk kepala dan ekor yang hampir sama, keduanya tumpul dan berbentuk oval. Kemiripan ini merupakan adaptasi pertahanan diri. Ular ini panjangnya tidak lebih dari satu meter dan menggunakan kemiripan bentuk ekor dengan kepala sebagai salah satu cara utama menghindari serangan predator. Nama “piton” pada spesies ini tidak sesuai dengan klasifikasi ilmiahnya. Calabaria reinhardtii bukan anggota famili Pythonidae seperti sanca kembang atau sanca bola, melainkan anggota famili Boidae, kelompok yang sama dengan boa. Ular ini adalah satu-satunya spesies dalam genusnya dan hanya ditemukan di kawasan hutan hujan Afrika Barat dan Tengah. Nama umum “piton Calabar” bertahan karena alasan historis, bukan karena kekerabatan taksonomi. Ular ini hidup di bawah permukaan tanah dan menggali lorong di tanah gembur serta serasah daun, berbeda dari kerabatnya di genus Eryx yang menggali di pasir. Piton Calabar berburu dengan masuk ke liang tikus untuk memangsa anak tikus yang masih muda. Perilaku ini membuat ular terpapar risiko serangan balik dari induk tikus, yang giginya dapat melukai tubuh ular. Menyembunyikan Kepala, Menonjolkan Ekor Ketika terancam, piton Calabar menekan kepalanya ke tanah dan menutupinya dengan lilitan tubuh, sementara ekornya diangkat dan digerakkan untuk menarik perhatian predator. Ekornya berwarna lebih terang dibanding bagian tubuh lain, kadang disertai lingkaran pucat,…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.