Sun,2 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Hutan Indonesia dalam Kepungan Ekspansi

Hutan Indonesia dalam Kepungan Ekspansi

hutan-indonesia-dalam-kepungan-ekspansi
Hutan Indonesia dalam Kepungan Ekspansi
service

Data Status Deforestasi Indonesia (STADI) 2025 Yayasan Auriga Nusantara mencatat ada kenaikan penggundulan hutan hingga 66% dari tahun sebelumnya. Dari 261.575 hektar jadi 433.751 ha. Hutan berubah menjadi tambang hingga kebun, perburuan dan perdagangan satwa terus meningkat, hingga perampasan lahan menjadi kawasan industri atau lahan sengketa. Di tengah himpitan ruang hidup yang terus tertekan, ada orang-orang tetap berjuang untuk menjaga alam dengan cara mereka. Meski itu tidak selalu mudah. Ada lima artikel pilihan Mongabay Snaps kali ini merangkum beragam kisah tersebut. Cerita tentang tambang emas ilegal yang mengancam Taman Nasional Kerinci Seblat, warga Pegunungan Menoreh yang melindungi burung dari perburuan, perjalanan kelam siamang yang menjadi korban perdagangan satwa liar, perjuangan warga Rancapinang mempertahankan ruang hidupnya, hingga perubahan yang dirasakan masyarakat Sumbawa Barat sejak tambang dan smelter tembaga hadir. Lalu, seperti apa cerita di balik semua peristiwa itu? Simak lima artikel pilihan Mongabay Snaps berikut. 1. Tambang emas ilegal merambah hutan warisan dunia Kerusakan Sungai AIr Penetai di TNKS akibat tambang emas ilegal. Foto: Teguh Suprayitno/Mongabay Indonesia. Taman Nasional Kerinci Seblat di Jambi, berstatus sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, masih menjadi sasaran tambang emas ilegal. Aktivitas illegal ini dilakukan dengan menggunakan alat berat dengan membuka hutan dan meninggalkan kerusakan di kawasan konservasi. Tak kehilangan hutan, tambang ilegal ini juga mengancam habitat satwa yang dilindungi, mencemari sungai, dan meningkatkan risiko bencana di sekitar kawasan. Ironisnya, praktik ini diduga melibatkan jaringan yang terorganisir, mulai dari penyedia alat hingga pemasok bahan bakar. Banyak pihak menilai penegakan hukum tidak cukup berhenti pada penambang di lapangan.…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.