Sun,24 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Festival Cerita Kota: Rayakan Warisan Budaya dan Keberlanjutan

Festival Cerita Kota: Rayakan Warisan Budaya dan Keberlanjutan

festival-cerita-kota:-rayakan-warisan-budaya-dan-keberlanjutan
Festival Cerita Kota: Rayakan Warisan Budaya dan Keberlanjutan
service

Keberadaan museum kini turut mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs yang dicanangkan oleh PBB. Indonesia Hidden Heritage Creative Hub, bekerja sama dengan United Nations Information Centre (UNIC) Jakarta, meluncurkan Festival Cerita Kota: People and the City di kantor PBB Jakarta, Rabu (1/10). Festival berlangsung mulai 27 September hingga 28 Oktober 2025 di tujuh kota Indonesia.

Program ini mengubah museum dan ruang publik menjadi ruang belajar yang hidup untuk mempromosikan SDGs melalui warisan budaya, kreativitas, dan partisipasi anak muda. Esti Nurjadin, Direktur Eksekutif Indonesian Heritage Agency (IHA), mengungkapkan ada tren yang berubah pada pengunjung museum.

Esti Nurjadin, berbaju putih.

“Mereka yang sekarang datang ke museum kebanyakan kelompok milenial, Gen Z, dan Gen Alpha. Objek museum menyesuaikan dengan tren ini, objek yang ditampilkan bukan hanya benda-benda tak bergerak, tapi juga immersive video dan lain-lain,” jelas Esti. Ia menambahkan bahwa keputusan konsumsi dan produksi akan memengaruhi masa depan generasi mendatang.

Festival ini menyoroti SDG 12, yakni konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Bincang-bincang kreatif digelar untuk membahas peran yang dapat dilakukan museum, seperti pengenalan tekstil yang dibuat menggunakan cara-cara alami, seperti nenek moyang bangsa kita lakukan dulu. Selain IHA dan PBB, acara ini turut melibatkan Kementerian Ekonomi Kreatif, Museum Bahari Jakarta, dan Trash Hero Jakarta.

“People and the City adalah program pembuka yang mengaktifkan 17 museum, situs warisan, dan ruang komunitas yang tersebar di Indonesia, untuk merefleksikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Di Indonesia Hidden Heritage Creative Hub, misi kami adalah mendorong semua pemangku kepentingan untuk berkontribusi pada SDGs,” kata Nofa Farida Lestari, Direktur Eksekutif Indonesia Hidden Heritage Creative Hub. Kekuatan bercerita, ujar Nofa, penting untuk mendorong pembangunan berkelanjutan.

Miklos Gaspar, Direktur UNIC Jakarta.

Sementara Miklos Gaspar, Direktur UNIC Jakarta, menyinggung tradisi ramah lingkungan di Indonesia yang dapat ditampilkan dan dihidupkan kembali oleh museum. “Menggunakan daun pisang sebagai pembungkus atau bambu sebagai bahan untuk kebutuhan sehari-hari membantu menghidupkan kembali tradisi lama dan sekaligus mendukung tujuan lingkungan,” ungkap Gaspar.

Kepada Alif, Gaspar lebih jauh menjelaskan tentang benturan gaya hidup modern dengan produk-produk ramah lingkungan. Fenomena ini tak hanya terjadi di Indonesia, maka PBB akan mendukung masyarakat dalam mengatasi konsumsi dan upaya produksi berkelanjutan.

“Ruang-ruang publik yang masih menerapkan konsumsi publik yang berlebihan, ini semua tentu membutuhkan perubahan pikiran dan perilaku. Setiap hari kita melihat sampah diambil dari kompleks perumahan, yang diniatkan untuk ‘eco-waste’ tapi kita tidak pernah tahu prosesnya,” kata Gaspar.

Setelah Jakarta, Festival Cerita Kota akan berlanjut ke Bandung, Palembang, Cirebon, Sumbawa, Kendari, dan Ambon. Setiap kota akan menyelenggarakan kegiatan yang disesuaikan seperti lokakarya, lingkar cerita, pemutaran film, pameran, dan tur warisan, masing-masing dirancang untuk selaras dengan SDGs tertentu, termasuk Aksi Iklim, Pendidikan Berkualitas, dan Kesetaraan Gender. Berbagai badan PBB, termasuk UNEP, UNIDO, IOM dan badan lainnya, akan turut berkontribusi pada rangkaian acara ini.

Tags:

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.