Upaya manusia untuk memperbaiki kerusakan alam sering kali berujung pada konsekuensi yang tidak terduga. Dalam dunia konservasi, memindahkan sebuah spesies ke habitat baru demi menyelamatkannya dari kepunahan sering dianggap sebagai solusi heroik. Namun, sejarah mencatat bahwa campur tangan manusia dalam ekosistem yang sudah stabil dapat memicu efek domino yang menghancurkan biodiversitas lokal. Salah satu kasus yang paling menyita perhatian dunia saat ini adalah kegagalan eksperimen ekologi di sebuah pulau kecil di Australia. Penguin kecil [Eudyptula minor] yang menjadi mangsa setan Tasmania. Foto: Wikimedia Commons/JJ Harrison/CC BY-SA 3.0/Free to share Pulau Maria, sebuah daratan yang tenang di pesisir timur Tasmania, semula merupakan suaka bagi ribuan burung laut dan mamalia kecil yang hidup tanpa gangguan predator besar. Keadaan ini berubah total pada tahun 2012 ketika pemerintah Australia memutuskan untuk menjadikan pulau ini sebagai benteng terakhir bagi setan Tasmania atau Sarcophilus harrisii. Langkah ini dilakukan untuk memisahkan populasi yang sehat dari ancaman penyakit tumor wajah yang sedang merajalela di daratan utama. Namun, memasuki tahun 2026, apa yang dimulai sebagai misi penyelamatan kini justru menjadi pusat perdebatan konservasi yang paling sengit karena dampak destruktifnya terhadap penghuni asli pulau tersebut. Musnahnya Koloni Penguin Akibat Predasi Agresif Laporan berkelanjutan hingga tahun 2026 mengonfirmasi bahwa kehadiran setan Tasmania telah menciptakan kiamat bagi koloni penguin kecil yang menetap di pulau tersebut. Berdasarkan data pemantauan BirdLife Australia, koloni yang awalnya berjumlah 3.000 pasangan tersebut telah menghilang. Hingga awal tahun ini, belum ditemukan tanda-tanda kembalinya penguin untuk bersarang di wilayah tersebut. Masuknya setan Tasmania ke ekosistem yang terisolasi ini terbukti…This article was originally published on Mongabay
Kiamat di Pulau Maria: Saat Setan Tasmania Menghabiskan Seluruh Populasi Penguin
Kiamat di Pulau Maria: Saat Setan Tasmania Menghabiskan Seluruh Populasi Penguin





Comments are closed.