Sat,25 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Menyoal Masalah Sampah dari Rorotan sampai Bantargebang

Menyoal Masalah Sampah dari Rorotan sampai Bantargebang

menyoal-masalah-sampah-dari-rorotan-sampai-bantargebang
Menyoal Masalah Sampah dari Rorotan sampai Bantargebang
service

Persoalan sampah di Indonesia kembali mengemuka setelah munculnya dampak kesehatan di Rorotan, Jakarta Utara, sampai  longsor di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Kondisi ini memperlihatkan persoalan besar sistem pengelolaan sampah yang bertumpu pada pola kumpul–angkut–buang, tanpa diimbangi pengurangan dari sumber. Di Rorotan, warga mulai merasakan dampak sejak beroperasinya fasilitas pengolahan sampah refuse derived fuel (RDF). Bau menyengat menjadi keluhan awal, sebelum kemudian berkembang menjadi gangguan kesehatan. “Warga mulai mengalami ISPA dan iritasi mata,” kata Annisa Putri, jurnalis deduktif, saat menjelaskan hasil investigasi dalam diskusi bertajuk Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Menuju Sistem Zero Waste pada Pesta Media AJI Jakarta 2026  di Taman Ismail Marzuki, pekan lalu. Dari  temuannya, sedikitnya 30 warga alami gangguan kesehatan. Sangat mungkin angka itu belum merepresentasikan situasi di lapangan, tetapi,  cukup  menunjukkan  ada sesuatu yang tidak berjalan semestinya. Apalagi, akses terhadap data resmi juga sangat terbatas. Para narasumber yang hadir dalam diskusi bertajuk Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Menuju Sistem Zero Waste pada Pesta Media AJI Jakarta 2026. Foto: Christ Belseran/Mongabay Indonesia. Respons pemerintah Pemerintah mengakui besarnya persoalan sampah. Yogi Ikhwan, Kepala Seksi Humas Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, menyebut,  produksi sampah Jakarta mencapai sekitar 7.500 ton per hari. Pada waktu tertentu bahkan bisa 8.000 ton. Dia telah melakukan sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan sampah di Jakarta. Saat ini, mereka  berfokus pada pengurangan sampah langsung dari sumbernya karena TPA  yang saat ini sudah kritis. “Bantargebang sudah overload. Bahkan bisa dibilang sudah ‘sekarat’,” katanya. “Pada 1 Agustus 2026 , TPST Bantargebang sudah tidak boleh lagi menerima sampah selain residu. Regulasi…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.