Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Sidak TIMPORA di Ponpes Wali Barokah Kediri, Seluruh Dokumen Santri Asing Dinyatakan Lengkap

Sidak TIMPORA di Ponpes Wali Barokah Kediri, Seluruh Dokumen Santri Asing Dinyatakan Lengkap

sidak-timpora-di-ponpes-wali-barokah-kediri,-seluruh-dokumen-santri-asing-dinyatakan-lengkap
Sidak TIMPORA di Ponpes Wali Barokah Kediri, Seluruh Dokumen Santri Asing Dinyatakan Lengkap
service

Ringkasan Berita

  • TIMPORA Kediri menggelar sidak administrasi di Ponpes Wali Barokah.
  • Pemeriksaan menyasar dokumen keimigrasian santri warga negara asing.
  • Seluruh paspor, visa, dan izin tinggal dinyatakan lengkap dan legal.
  • Pengawasan dilakukan bersama TNI, Polri, BIN, Kesbangpol, dan Kemenag.

Kediri (beritajatim.com) – Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) yang dipimpin Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) administratif di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kepatuhan administrasi keimigrasian para santri warga negara asing (WNA) yang sedang menempuh pendidikan di pesantren tersebut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh dokumen keimigrasian santri asing, mulai dari paspor, visa hingga izin tinggal, dinyatakan lengkap, legal, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Libatkan TNI, Polri, BIN hingga Kemenag

Sidak berlangsung dengan melibatkan berbagai instansi yang tergabung dalam TIMPORA Kediri.

Selain Kantor Imigrasi Kediri, kegiatan pengawasan juga melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Intelijen Negara (BIN), serta Kementerian Agama Kota Kediri.

Kolaborasi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan pengawasan warga negara asing berjalan optimal sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.

Pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan ini lebih mengedepankan komunikasi, pembinaan, dan validasi data dibanding tindakan represif.

Imigrasi Pastikan Kepatuhan Administrasi Santri Asing

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kediri, Muhammad Merdhi Berliano, menjelaskan bahwa pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing merupakan bagian dari tugas rutin yang dilakukan secara berkala.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antarinstansi dalam memastikan seluruh warga negara asing yang berada di wilayah Kediri telah memenuhi kewajiban administrasi sesuai aturan yang berlaku.

“Sinergisitas antara Imigrasi, TNI, Polri, Kesbangpol, BIN, dan Kemenag dalam kegiatan pengawasan ini adalah wujud komitmen kita bersama untuk memastikan seluruh warga negara asing, termasuk para santri yang sedang belajar di Ponpes Wali Barokah, telah memenuhi seluruh prosedur dokumen keimigrasian dan perizinan yang berlaku di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keterbukaan pihak pesantren yang dinilai sangat kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

Seluruh Dokumen Dinyatakan Legal

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan verifikasi satu per satu terhadap dokumen para santri asing.

Pemeriksaan meliputi paspor, visa, izin tinggal, serta dokumen pendukung lain yang berkaitan dengan status keberadaan mereka selama belajar di Indonesia.

Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan pelanggaran administrasi maupun dokumen yang bermasalah.

Seluruh santri asing yang diperiksa tercatat memiliki dokumen lengkap dan sah sesuai ketentuan hukum keimigrasian.

“Kunjungan ini merupakan upaya kami untuk membangun komunikasi yang baik dengan lembaga pendidikan Islam seperti Pondok Pesantren Wali Barokah. Kami ingin memastikan bahwa semua proses administrasi keimigrasian berjalan lancar, sehingga santri asing dapat fokus pada proses pembelajaran mereka,” ungkap Merdhi.

Ponpes Wali Barokah Dukung Tertib Administrasi

Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, KH Sunarto, menyatakan pihaknya menyambut baik kegiatan pengawasan yang dilakukan TIMPORA.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan administrasi menjadi salah satu prinsip yang selalu diterapkan dalam pengelolaan pesantren, termasuk terkait keberadaan santri dari luar negeri.

“Kami di Ponpes Wali Barokah berkomitmen untuk selalu taat hukum dan tertib administrasi, termasuk dalam pencatatan data santri dari luar negeri,” katanya.

Ia menilai kunjungan TIMPORA tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar sistem pelaporan orang asing di lingkungan pesantren tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengawasan Jadi Sarana Edukasi dan Koordinasi

KH Sunarto menegaskan pihak pesantren selalu terbuka untuk berkoordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait demi memastikan seluruh aktivitas pendidikan berjalan sesuai regulasi.

Menurutnya, keberadaan santri asing di lingkungan pesantren memerlukan pengelolaan administrasi yang tertib agar proses belajar mengajar berlangsung tanpa hambatan.

“Kehadiran TIMPORA dari Imigrasi dan instansi terkait hari ini justru menjadi wadah bimbingan bagi kami agar sistem pelaporan orang asing di lingkungan pesantren tetap berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Imigrasi Kediri yang aktif melakukan pendampingan dan pengawasan secara humanis.

Tinjau Bakery dan PLTS Rooftop

Selain melakukan pemeriksaan administrasi, tim gabungan juga berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas yang dimiliki Pondok Pesantren Wali Barokah.

Salah satunya adalah unit usaha Bakery Alqomar yang menjadi sarana pembelajaran kemandirian bagi para santri.

Tim juga meninjau fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop yang dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan energi di lingkungan pesantren.

Kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai berbagai program pengembangan keterampilan dan pemberdayaan yang dijalankan oleh pesantren.

Perkuat Citra Kediri sebagai Kota Pendidikan

Melalui pengawasan yang dilakukan secara kolaboratif dan humanis, keberadaan warga negara asing di wilayah Kediri diharapkan dapat terus terpantau dengan baik tanpa mengganggu aktivitas pendidikan maupun sosial kemasyarakatan.

Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga pendidikan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban administrasi serta keamanan wilayah.

Selain itu, langkah tersebut juga memperkuat citra Kediri sebagai kota pendidikan keagamaan yang aman, tertib, terbuka, dan ramah bagi pelajar dari berbagai negara yang datang untuk menuntut ilmu. [nm]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.