Sun,30 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Tarhib Ramadan: Berbagai Persiapan Yang Dianjurkan Rasulullah

Tarhib Ramadan: Berbagai Persiapan Yang Dianjurkan Rasulullah

tarhib-ramadan:-berbagai-persiapan-yang-dianjurkan-rasulullah
Tarhib Ramadan: Berbagai Persiapan Yang Dianjurkan Rasulullah
service

Mubadalah.id – Ramadan yang sebentar lagi akan datang bagaikan “tamu” yang membawa berbagai karunia dan berkah yang Allah titipkan kepadanya. Umat Islam menyambut kehadirannya secara khusus dengan momentum tarhib Ramadan, yakni ragam persiapan menjalani ibadah selama satu bulan penuh. Selain syariat ibadah puasa, keberkahan di bulan Ramadan juga terkait dengan malam turunnya Alquran dan keutamaan-keutaman lainnya. Allah dalam firmanNya::

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ

“Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barang siapa di antara kalian hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu…” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah memuji Ramadan di antara bulan-bulan lainnya, karena Dia telah memilihnya di antara semua bulan sebagai yang padanya diturunkan Alquran yang agung. Sebagaimana Allah mengkhususkan bulan Ramadan sebagai bulan turunnya Alquran. Ayat ini juga menjelaskan keutamaan bulan Ramadan itu sendiri, di antaranya adalah kewajiban puasa selama sebulan penuh bagi orang yang mukim dan sehat. (Tafsir Al-Qur’anil Adzim, 1/501).

Perintah puasa tersebut tertuju pada orang-orang mukmin agar dapat mencapai derajat muttaqin (QS. Albaqarah: 183). Menurut Syekh Nawawi al-Bantani takwa ia artikan dengan memelihara aturan-aturan syariat atau agama. Tambahan juga dengan mengikuti jejak langkah Nabi dalam ucapan dan perbuatan. Dalam konteks inilah bahwa setiap muslim belum kita katakan sebagai orang yang bertaqwa jika enggan menjalankan kewajiban dan menunaikan sunnah seperti yang Rasulullah teladankan.

Mempersiapkan Diri Secara Mental dan Spiritual

Keagungan Ramadan meniscayakan umat muslim untuk mempersiapkan diri agar dapat menjalaninya dengan sungguh-sungguh. Rasulullah sendiri meneladankan persiapan menyambut bulan Ramadan yang ia lakukan bahkan semenjak bulan Rajab dan Sya’ban sebagaimana doa yang sering terbaca oleh umat Islam.

Satu doa ringkas penuh makna yang Rasulullah contohkan. Mengapa untuk dua bulan kita mohonkan berkah, sementara untuk Ramadan frasa doa tersebut “pertemukanlah” karena Rasul mengatakan bahwa untuk sampai kepada Ramadan adalah kebahagiaan yang luar biasa. Hanya di bulan itu seluruh muslimin bahkan pendosa sekalipun bisa mendapatkan nikmat dan karunia Allah yang tidak terkira.

Tidak mengherankan jika kemudian Nabi Saw dan para salaf mengajarkan untuk menyambut Ramadan dengan perasaan suka cita dan bertahmid. Sebab kegembiraan menyambut Ramadan ini juga niscaya bakal diganjar dengan sebuah keutamaan pula. Ada satu riwayat dalam hadits. Bahwa siapa yang bergembira dengan masuknya bulan Ramadan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.” (HR. An-Nasa’i)

Selain perasaaan dan pikiran gembira dalam menyambut bulan Ramadan, yang utama kita lakukan adalah persiapan ruhiyah. Menurut Imam al-Ghazali, maksud dari persiapan ruhiyah adalah membersihkan jiwa dengan bertobat nasuha, melatih diri sedikit demi sedikit beramal kebajikan kemudian menjadi kebiasaan.

Mengapa hal itu harus kita lakukan, karena dalam kehidupan keseharian manusia suka lalai daripada menjaga mata, lisan, pikiran, tangan, kaki, dan sebagainya. Juga termasuk penyakit hati di mana kebanyakan itu adalah urusan dengan hak adami, karenanya membersihkan batin biasanya juga kita terjemahkan dengan saling memaafkan antar sesama sebelum memasuki bulan Ramadan.

Menurut sebuah hadis shahih, Rasulullah pernah menganjurkan agar siapa yang mempunyai tanggung jawab terhadap orang lain, baik itu menyangkut kehormatan atau apa saja, segera menyelesaikannya di dunia ini. Sehingga tanggung jawab itu menjadi bebas (bisa dengan menebus, bisa dengan meminta halal, atau meminta maaf). Sebab nanti di akhirat sudah tidak ada lagi uang untuk tebus menebus. (Jawahir al-Bukhari, hlm. 275)

Persiapan Ilmu

Setelah membersihkan jiwa, adalah sebuah keharusan untuk membekali diri dengan stressing ilmu agama dan pemahaman  tentang makna puasa dan segala ibadah yang bisa kita amalkan di bulan ini. Juga mempersiapkan doa, zikir, bacaan Alquran yang dapat  kita amalkan selama Ramadan dengan membangun kebiasaan ibadah ini mulai dari sekarang, dengan memperbaiki bacaannya dan mencari tahu kapan dan bagaimana melakukan amalan ini.

Selanjutnya, persiapan yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan jasadiyah atau fisik. Karena puasa Ramadan ini bukan menyangkut mental saja akan tetapi termasuk puasa badan atau fisik selama satu bulan penuh. Dengan demikian keduanya harus dipersiapakan secara semetris, keseimbangan. Nabi bersabda: Mukmin yang yang kuat lebih disukai Allah ketimbang seorang mukmin yang lemah”. (HR. Muslim)

Persiapan Materi

Yang terakhir, tidak kalah penting dari tarhib Ramadan adalah persiapan maaliyah atau uang. Hal ini perlu kita persiapkan dengan baik dan benar karena selama satu bulan penuh melaksanakan puasa memerlukan faktor asupan gizi yang seimbang dan yang berkualitas.

Kisah dari Ulama Betawi, mungkin bisa kita jadikan sebuah pelajaran. Biasanya mereka mensiasati masalah tersebut dengan cara menabung selama 11 bulan untuk persiapan mereka di bulan Ramadan. Maka, mereka tidak begitu terkejar “mengais” rezeki, sebab tak disibukkan urusan dunia dan dengan tenang dapat melaksanakan ibadah sebulan penuh.

Selain itu, mengapa persiapan materi sangat penting. Sebab dalam bulan Ramadan tidak hanya amalan salih personal yang perlu kita tingkatkan, namun juga amal sosial. Dikatakan bahwa “Rasul adalah orang yang paling dermawan dan dia biasanya menjadi lebih murah hati saat Ramadan.” (HR.Bukhari)

Melakukan amal salih sosial sangat dianjurkan selama Ramadan. Dengan melakukan itu, berati meniru teladan Nabi serta para salaf. Bulan Ramadan adalah suatu kehormatan dan perbuatan baik yang kita lakukan di bulan ini lebih terberkati daripada waktu lainnya.

Demikian, pentingnya sebuah persiapan terutama dalam menyambut Ramadan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan optimal tidak bisa kita anggap enteng dan remeh temeh. Sebab sebagaimana Rasul pernah menyampaikan, “Ramadan ke Ramadan berikutnya menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antara masa tersebut.” (HR. Muslim)

Artinya Allah akan menjaga hambaNya sampai berjumpa Ramadan berikutnya. Jika seseorang ibadahnya baik dan rapi terorganisir di satu Ramadan, maka di 11 bulan sisanya, dia akan mudah menjadi hamba yang bertakwa, ringan untuk beramal salih, juga lebih mudah untuk menjauhi perbuatan-perbuatan dosa. []

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.