Mon,20 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Bukan Cuma Indonesia, Prancis Kini Juga Menghadapi Desakan Pembubaran DPR

Bukan Cuma Indonesia, Prancis Kini Juga Menghadapi Desakan Pembubaran DPR

bukan-cuma-indonesia,-prancis-kini-juga-menghadapi-desakan-pembubaran-dpr
Bukan Cuma Indonesia, Prancis Kini Juga Menghadapi Desakan Pembubaran DPR
service

Arina.id – Pada Agustus 2025 lalu, Indonesia dilanda demonstrasi besar-besaran. Dalam aksi yang hampir serentak terjadi di seluruh wilayah itu, muncul gerakan pembubaran DPR yang pemicunya dituding gegara pernyataan anggotanya, Sahroni CS. Gerakan ini terutama nampak lewat trending Platform X di mana tagar #bubarkanDPR sempat popular. 

Dan sekarang, desakan pembubaran DPR ternyata juga terjadi di Prancis, negara di jantung peradaban Eropa. Pemimpin fraksi partai sayap kanan National Rally di parlemen Prancis, Marine Le Pen, mendesak Presiden Emmanuel Macron membubarkan DPR-nya setelah Perdana Menteri Sebastien Lecornu mengundurkan diri pada Senin kemarin, 06 Oktober 2025.

“Saya mendesaknya untuk membubarkan Majelis Nasional, karena kita sudah berada di ujung jalan, tidak ada solusi lain… Keputusan paling bijak dalam situasi seperti ini sudah diatur dalam Konstitusi Prancis: kembali ke kotak suara,” kata Le Pen, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa 07 Oktober 2025.

Sebelumnya, Istana Elysee–kediaman presiden Prancis–mengumumkan bahwa Lecornu telah menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Macron, yang kemudian menerimanya. Namun Le Pen menyebut langkah Lecornu sebagai tindakan bijak dan menyebut pengunduran diri Macron akan menjadi langkah bijak berikutnya. 

“Jika dia (Macron) memutuskan untuk mundur, itu juga akan menjadi langkah bijak. Tidak diragukan lagi, pembubaran parlemen tak terhindarkan,” katanya menegaskan. 

Akan tetapi Macron sendiri pada akhir Agustus 2025 sempat menegaskan dirinya tidak akan mengundurkan diri sebelum masa jabatannya berakhir pada 2027. Prancis memang tengah dilanda prahara politik, terutama ketika Macron mulai kehilangan dukungan masyarakat Prancis. Penyebabnya banyak, mulai dari krisis ekonomi, kebijakan strategis pemerintah, dan seterusnya. 

Sehari sebelum mengundurkan diri, Lecornu sempat mengumumkan susunan kabinet baru yang hampir rampung, sekitar sebulan setelah dia diangkat pada September 2025. Namun, susunan kabinet itu menuai kritik keras dari partai-partai oposisi utama, hingga akhirnya belum sempat terealisasi ia justru mengundurkan diri. 

Pengunduran diri Lecornu, yang belum genap sebulan menjabat, menjadikannya perdana menteri dengan masa jabatan tersingkat di Prancis selama lebih dari enam dekade dan memicu krisis politik yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sejak Macron terpilih kembali pada 2022, Prancis telah berganti lima perdana menteri. Pendahulu Lecornu, Francois Bayrou, mundur pada awal September setelah kehilangan dukungan di parlemen atas rencana penghematannya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.