Tokek rumah diperjualbelikan terbuka di sejumlah marketplace di Indonesia. Hasil penelusuran Mongabay Indonesia menunjukkan, sedikitnya satu penjual menawarkan tokek hidup seharga Rp30.500 per ekor. Di etalase produk, penjual mencantumkan stok mencapai 493 ekor dan telah menjual beberapa kali. Selain menawarkan tokek hidup, penjual juga menyertakan berbagai klaim khasiat, mulai dari meningkatkan stamina, mengatasi asma, hingga membantu mengobati kanker. Pertanyaannya adalah, apakah Gekko gecko itu berasal dari penangkaran atau tangkapan alam? Jika dari alam, bagaimana aturan pengambilannya? Amir Hamidy, Profesor Riset Biosistematika dan Evolusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan perhatian terhadap perdagangan tokek meningkat setelah reptil ini masuk Appendix II CITES pada 2019. “Status ini bukan berarti tokek terancam punah, namun perdagangan internasionalnya harus diatur agar pemanfaatannya tetap legal. Selain dapat ditelusuri asal-usulnya (traceable), juga sifatnya berkelanjutan (sustainable),” jelasnya, Sabtu (11/7/26). Masuknya tokek dalam Appendix II CITES membuat Indonesia wajib memastikan setiap perdagangan internasional tidak mengancam populasi liar. Salah satu syaratnya adalah penyusunan Non-Detriment Finding (NDF), yaitu kajian ilmiah untuk memastikan pemanfaatan tokek tidak berdampak pada kelestarian spesies. Dalam Daftar Merah IUCN, tokek rumah masih berstatus Least Concern atau Berisiko Rendah terhadap kepunahan. Menurut Amir, penyusunan NDF diawali dengan survei populasi di berbagai wilayah Indonesia. Survei tersebut jadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan jumlah tokek yang boleh dimanfaatkan setiap tahun. “Kita harus mengetahui dulu berapa populasinya, bagaimana penyebarannya, bagaimana kemampuan berkembang biaknya. Lalu, dihitung berapa yang boleh dimanfaatkan.” Tokok rumah yang sering terlihat di sekitar kita. Foto: Falahi Mubarok/Mongabay Indonesia. Kuota pengambilan dari alam Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Konservasi…This article was originally published on Mongabay
Tokek Dijual Bebas di Marketplace, Bagaimana Aturan Pengambilan di Alam?
Tokek Dijual Bebas di Marketplace, Bagaimana Aturan Pengambilan di Alam?





Comments are closed.