Tue,2 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. KH Mustofa Aqil Siroj Kenang Istiqamah dan Keteladanan KH Adib Rofiuddin Izza

KH Mustofa Aqil Siroj Kenang Istiqamah dan Keteladanan KH Adib Rofiuddin Izza

kh-mustofa-aqil-siroj-kenang-istiqamah-dan-keteladanan-kh-adib-rofiuddin-izza
KH Mustofa Aqil Siroj Kenang Istiqamah dan Keteladanan KH Adib Rofiuddin Izza
service

Jakarta, NU Online

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mustofa Aqil Siroj menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya sesepuh Buntet Pesantren, KH Adib Rofiuddin Izza.

“Sungguh, kami kehilangan,” katanya saat menyampaikan sambutan pada prosesi pelepasan almarhum di Masjid Agung Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat, Senin (1/6/2026).

Kiai Mustofa mengenang KH Adib sebagai sosok yang dermawan dan istiqamah dalam mendidik para santri. Menurutnya, almarhum dikenal sebagai ulama yang teguh menekuni jalan pengabdian di pesantren.

“Beliau terkenal istiqamah. Diminta menjadi mubaligh, menolak. Diminta menjadi politisi, enggan,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon itu juga mengingatkan bahwa wafatnya seorang ulama merupakan kehilangan besar bagi umat karena berarti berkurangnya sumber ilmu pengetahuan. Karena itu, ia mengajak para pengasuh pesantren untuk mempersiapkan generasi penerus yang mampu melanjutkan estafet dakwah dan keilmuan.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Mustofa mengajak ribuan pelayat yang memenuhi Masjid Agung Buntet Pesantren dan halaman sekitarnya untuk menjadi saksi atas kebaikan almarhum selama hidupnya.

Mengutip hadis Nabi, ia menjelaskan bahwa kesaksian baik dari masyarakat terhadap seseorang menjadi tanda kebaikan yang juga dinilai oleh Allah SWT.

“Jika mayit dipandang baik oleh manusia, maka Allah juga memandangnya demikian. Itu menjadi kesaksian atas kebaikannya,” tuturnya.

Duka yang sama juga disampaikan Menteri Agama RI, KH Nasaruddin Umar. Melalui pesan video, ia mengungkapkan rasa kehilangan atas wafatnya KH Adib Rofiuddin Izza.

“Tentu saja kita sebagai umat Islam Indonesia merasa sangat kehilangan atas kepergian salah satu tokoh yang kita hormati dan kita segani,” katanya.

Menag berharap keteladanan almarhum dapat diteruskan oleh para santri dan masyarakat yang selama ini mengenalnya.

“Mari kita mendoakan almarhum almaghfurlah. Semoga seluruh amal kebajikannya dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Semoga husnul khatimah dan Allah mengampuni segala kekhilafannya sebagai manusia biasa,” ujarnya.

Ia juga mendoakan agar keluarga dan para santri diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Allah lebih mencintai almarhum daripada kita semua. Selamat jalan sahabat saya, tokoh bangsa, KH Adib Rofiuddin Izza,” pungkasnya.

Sebagai informasi, KH Adib Rofiuddin Izza wafat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada Senin (1/6/2026) pukul 08.55 WIB. Almarhum merupakan salah satu Rais Syuriyah PBNU dan sesepuh Buntet Pesantren.

Jenazah dimakamkan di Kompleks Pemakaman Gajah Ngambung, Buntet Pesantren, pada pukul 16.00 WIB. Ribuan pelayat menghadiri prosesi pemakaman tersebut, termasuk Rais Syuriyah PBNU KH Mustofa Aqil Siroj dan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.